Muba - Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menorehkan capaian positif di tingkat provinsi. Daerah ini meraih nilai Indeks Satu Data Indonesia (ISDI) tertinggi di Sumatera Selatan dengan skor 73,73, mengungguli seluruh kabupaten dan kota lainnya di wilayah tersebut.
Capaian ini diumumkan pada 23 Januari 2026 dan menjadi indikator kuat keseriusan Pemkab Muba dalam membangun tata kelola data yang akurat, terintegrasi, dan mudah diakses untuk mendukung perencanaan pembangunan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muba, Daud Amri, menyebut hasil tersebut merupakan buah dari konsistensi dan kerja kolektif lintas tim dalam memperkuat sistem Satu Data Indonesia di daerah.
“Nilai ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan komitmen kami dalam memastikan data yang digunakan pemerintah benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Menurut Daud, pengelolaan data yang baik berpengaruh langsung pada kualitas layanan publik. Data yang rapi dan terstandar membantu pemerintah mengambil keputusan yang lebih tepat dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Statistik Diskominfo Muba, Dela Novita Sari, menjelaskan bahwa pencapaian tersebut ditopang oleh pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem pengelolaan data daerah.
“Kami terus mendorong penggunaan teknologi yang relevan agar data tidak hanya tersimpan, tetapi juga bisa diolah dan dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarpihak, baik antarorganisasi perangkat daerah, masyarakat, hingga sektor lain yang terlibat dalam penyediaan dan pemanfaatan data.
Keberhasilan Muba ini mendapat respons positif karena dinilai membawa dampak nyata, terutama dalam perencanaan program pembangunan yang lebih efisien dan tepat sasaran.
Ke depan, Pemkab Muba menyatakan akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam pengelolaan data. Dengan capaian ISDI tertinggi di Sumsel ini, Muba menargetkan dapat menjadi rujukan bagi daerah lain dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, responsif, dan berbasis data.