Sumatera Selatan — Harga BBM Pertamina di Sumatera Selatan bertahan pada level yang sama dengan minggu sebelumnya. PT Pertamina Patra Niaga umumnya melakukan penyesuaian harga BBM setiap awal bulan untuk jenis non-subsidi, namun periode 1 Mei 2026 ini tidak ada perubahan tarif.
Berdasarkan data dari laman resmi MyPertamina, berikut harga BBM Pertamina yang berlaku per 1 Mei 2026 di Sumatera Selatan:
Untuk bahan bakar premium, Pertamax dijual Rp 12.600 per liter, sementara Pertamax Turbo mencapai Rp 19.850 per liter. Adapun jenis biosolar atau solar subsidi tetap berada di harga Rp 6.800 per liter, dan Pertalite stabil di Rp 10.000 per liter.
Untuk segmen diesel bermerek, Dexlite ditawarkan dengan harga Rp 24.150 per liter, sedangkan Pertamina Dex lebih mahal Rp 24.450 per liter. Kedua produk ini masuk kategori non-subsidi dan harganya lebih tinggi dibanding bahan bakar bersubsidi.
Ketiadaan penyesuaian harga pada awal Mei menjadi kabar baik bagi pengguna kendaraan bermotor dan pelaku usaha transportasi di Sumatera Selatan. Stabilitas harga ini membantu menjaga biaya operasional, terutama bagi armada transportasi umum dan logistik.
Pertalite dengan harga Rp 10.000 tetap menjadi pilihan utama konsumen untuk kendaraan pribadi dengan daya tampung bahan bakar standard. Produk ini mempertahankan subsidi pemerintah, menjadikannya terjangkau dibanding jenis premium lainnya.
Meskipun harga di Sumsel stabil, tarif BBM bervariasi di provinsi lain. Wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau memiliki harga lebih tinggi, dengan Pertamax mencapai Rp 12.900 dan Pertamax Turbo Rp 20.250 per liter. Sebaliknya, Sabang sebagai Free Trade Zone menawarkan harga termurah, dengan Pertamax Rp 11.550 per liter.
Di Jawa, khususnya DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Bali, harga Pertamax lebih kompetitif di Rp 12.300 per liter. Variasi harga ini mencerminkan perbedaan biaya logistik dan kebijakan regional Pertamina.
Konsumen dapat mengecek harga bahan bakar terkini melalui aplikasi MyPertamina atau laman resmi Pertamina. Informasi ini berguna untuk perencanaan biaya BBM, terutama bagi pengguna kendaraan komersial yang sensitif terhadap fluktuasi harga.