Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Personel untuk Terapkan Nilai Pancasila di Tugas

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Senin, 01 Juni 2026 | 22:20:01 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Mapolda Sumsel.

PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Senin (1/6). Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Kegiatan itu diikuti para pejabat utama Polda Sumsel, personel Polri, ASN Polri, serta peserta dari berbagai satuan kerja di lingkungan Mapolda Sumsel. Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Pancasila Jadi Bintang Penuntun di Tengah Keberagaman

Dalam amanat yang dibacakan Kapolda, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti mampu menjaga persatuan Indonesia. Nilai-nilai musyawarah, gotong royong, toleransi, dan persatuan disebut sebagai modal penting menghadapi tantangan kebangsaan maupun global.

Tema peringatan itu juga menekankan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara dan ideologi bangsa. Lebih dari itu, Pancasila menjadi kontribusi Indonesia bagi terciptanya perdamaian, keadilan, dan harmoni di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Amanat untuk Personel: Tindakan Harus Berlandaskan Pancasila

Kapolda Sumsel secara khusus mengingatkan personel bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna strategis bagi institusi Polri. Nilai-nilai Pancasila harus hadir di setiap tindakan anggota, mulai dari pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, hingga pelayanan masyarakat.

“Bagi institusi Polri, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi landasan moral dalam pelaksanaan tugas,” demikian bunyi amanat yang dibacakan Kapolda. Amanat tersebut juga menyebut Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Pancasila dan Tanggung Jawab Global Indonesia

Disampaikan pula dalam amanat tersebut bahwa komitmen terhadap perdamaian dunia merupakan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pancasila dinilai menjadi fondasi yang tepat untuk menjawab tantangan global kontemporer, termasuk konflik dan ketidakadilan di berbagai belahan dunia.

Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mapolda Sumsel. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: palpres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top