Waspada Karhutla di Sumsel, BMKG: Potensi Hujan Terus Menurun Memasuki Awal Kemarau

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 17:58:31 WIB
Cuaca panas mendominasi Sumatera Selatan seiring menurunnya potensi hujan awal kemarau.

PALEMBANG — Cuaca panas dan terik mulai mendominasi sebagian besar wilayah Sumatera Selatan. Kepala Unit Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Sinta Andayani, menjelaskan kondisi ini dipicu oleh aktifnya Monsun Australia yang membawa massa udara kering ke Indonesia.

"Monsun Australia yang mulai aktif menyebabkan kandungan uap air di atmosfer menjadi sangat minim. Selain itu, faktor dinamika atmosfer saat ini kurang berpengaruh terhadap proses pembentukan awan hujan," kata Sinta di Palembang, Rabu.

Suhu Capai 34 Derajat, Warga Diimbau Pakai Tabir Surya

Secara klimatologis, Sumsel memang sudah memasuki periode kemarau. Berkurangnya tutupan awan langsung berdampak pada lonjakan suhu maksimum di siang hari yang kini mencapai 33 hingga 34 derajat Celsius.

BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk mulai beradaptasi. "Lindungi diri menggunakan tabir surya atau payung, serta jaga kondisi kesehatan tubuh di tengah cuaca kering," ujar Sinta.

Risiko Kebakaran Lahan dan Permukiman Meningkat

Fokus utama yang harus diwaspadai dari fenomena ini bukan hanya soal kenyamanan, melainkan lonjakan risiko kebakaran. Kurangnya curah hujan membuat vegetasi mengering dan sangat mudah tersulut api.

"Kami meminta masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi terhadap peningkatan potensi kebakaran lahan dan hutan (karhutla), serta ancaman bahaya kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk," tegas Sinta.

Imbauan Bijak Gunakan Air Bersih

Selain waspada api, masyarakat juga diminta untuk mulai bijak dan hemat dalam menggunakan air bersih. Langkah ini penting sebagai antisipasi dampak kekeringan yang kerap menyertai musim kemarau di Sumatera Selatan.

Kondisi cuaca kering ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan seiring dominasi Monsun Australia yang terus mengalir. BMKG akan terus memperbarui informasi perkembangan cuaca secara berkala.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top