Ketua PMI Sumsel Feby Herman Deru Tegaskan PMR Bukan Sekadar Ekstrakurikuler, Harus Jadi Garda Terdepan Bencana

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:48:31 WIB
Ketua PMI Sumsel Feby Herman Deru menegaskan PMR harus menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana.

PALEMBANG — Ketua PMI Sumatera Selatan Feby Herman Deru menyatakan bahwa Palang Merah Remaja (PMR) telah bertransformasi dari sekadar ekstrakurikuler sekolah menjadi garda depan aksi kemanusiaan. Hal ini disampaikan dalam apel peringatan Hari Lahir ke-76 PMR yang digelar di SMAN 13 Palembang, Sabtu (6/6/2026). Menurut Feby, anggota PMR harus memiliki kapasitas dan keterampilan yang mumpuni untuk merespons berbagai kondisi darurat.

76 Tahun Membangun Karakter Relawan Muda

Feby mengingatkan bahwa perjalanan organisasi ini sudah sangat panjang, dimulai sejak Kongres PMI tahun 1950. Selama 76 tahun, PMR telah menjadi fondasi pembentukan karakter generasi muda melalui implementasi Tri Bakti PMR. Ia menekankan bahwa tantangan kemanusiaan kini semakin kompleks dan membutuhkan kesiapsiagaan tinggi.

"Ketika terjadi bencana, kecelakaan, atau kondisi darurat lainnya, anggota PMR harus hadir sebagai relawan muda yang terlatih, sigap, dan mampu memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang membutuhkan," tegas Feby dalam amanatnya.

Simulasi P3K dan Penanaman Pohon Warnai Peringatan

Puncak acara peringatan dimeriahkan dengan simulasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang memperagakan penanganan korban kecelakaan. Aksi ini bertujuan menunjukkan kesiapsiagaan para relawan muda dalam situasi darurat. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan penanaman bibit pohon sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.

Feby juga berpesan agar semangat kemanusiaan tidak hanya diterapkan saat mengikuti kegiatan organisasi. "Menolong sesama tidak harus menunggu bencana datang, tetapi bisa dimulai dari hal-hal kecil di lingkungan sekitar," ujarnya.

Dukungan UIN Raden Fatah untuk Program Kemanusiaan

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Adil, menyatakan komitmennya mendukung program-program PMI Sumsel. Pihaknya mempercayakan pengelolaan dana wakaf yang disalurkan melalui Baznas kepada PMI. "Kami yakin dana tersebut akan dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat," kata Adil.

Ia berharap kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga kemanusiaan dapat terus diperkuat. Sinergi ini dinilai penting untuk menciptakan generasi muda yang peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Melalui peringatan HUT ke-76 ini, PMI Sumsel berharap PMR terus menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang berjiwa sosial, berintegritas, serta siap mengabdikan diri dalam misi-misi kemanusiaan di masa depan.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: mattanews.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top