LAHAT — Untuk pertama kalinya, Desa Gunung Agung berhasil menembus nominasi dan membawa pulang penghargaan di ajang Lomba Posyandu Berprestasi tingkat Kabupaten Lahat. Capaian ini diraih setelah melewati proses pembinaan dan penilaian ketat, termasuk aspek Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kepala Puskesmas Merapi II, Nurs. Eka Agustina, S.Keb, menyebut penghargaan ini sebagai pengalaman berharga. Ia menekankan bahwa prestasi tersebut merupakan capaian perdana bagi Desa Gunung Agung di ajang serupa.
“Penghargaan ini merupakan pengalaman pertama bagi Desa Gunung Agung. Alhamdulillah desa ini berhasil masuk nominasi dan memperoleh Juara Harapan III,” ujar Eka Agustina.
Menurutnya, hasil ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan posyandu ke depan. Pihaknya kini memiliki gambaran lebih jelas tentang aspek apa saja yang perlu ditingkatkan.
Keberhasilan ini diharapkan memotivasi seluruh kader dan pengelola posyandu untuk terus meningkatkan kompetensi. Eka Agustina menambahkan bahwa berbagai inovasi akan terus dikembangkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin prima.
“Melalui penghargaan ini, kami semakin memahami apa yang perlu ditingkatkan agar ke depan bisa lebih baik lagi. Berbagai inovasi dan pengembangan akan terus dilakukan dalam kegiatan posyandu,” katanya.
Pelayanan posyandu dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesehatan ibu, bayi, balita, dan keluarga. Pihak puskesmas berkomitmen menghadirkan metode pembelajaran dan pelayanan yang lebih menarik untuk meningkatkan partisipasi warga.
Dengan capaian ini, Desa Gunung Agung diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Lahat dalam mengembangkan program Posyandu dan PHBS. Pengalaman selama proses pembinaan dan penilaian menjadi bekal untuk melakukan perbaikan berkelanjutan.
Eka Agustina menegaskan, semangat pengabdian para kader menjadi kunci utama. Pihaknya akan terus memperkuat motivasi pengelola posyandu agar pelayanan kesehatan berbasis masyarakat semakin optimal ke depannya.