Epic Games Siapkan Launcher V2 yang Diklaim 6,5 Kali Lebih Cepat, Saingi Steam dengan Profil Pemain dan Ulasan Pengguna

Penulis: Nasrul Effendi  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:29:31 WIB
Epic Games perkenalkan Launcher V2 dengan klaim kecepatan 6,5 kali lipat lebih tinggi dibanding versi sebelumnya.

SUMATERA SELATAN — Epic Games akhirnya bergerak cepat setelah secara terbuka mengakui bahwa peluncur gim mereka selama ini "payah" dan butuh perombakan besar. Dalam ajang Unreal Fest kemarin, perusahaan memamerkan peta jalan pengembangan Launcher V2 yang menjanjikan perubahan fundamental pada platform mereka.

Kecepatan Jadi Prioritas Utama

Salah satu klaim paling menonjol adalah peningkatan performa yang signifikan. Menurut Epic, Launcher V2 disebut mampu membuka (cold boot) lima kali lebih cepat dari versi saat ini. Sementara itu, proses mengembalikan aplikasi dari system tray diklaim 6,5 kali lebih cepat.

Namun, perlu dicatat bahwa angka ini dihasilkan dari pengujian menggunakan spesifikasi PC kelas workstation: prosesor AMD Threadripper 32-core, kartu grafis RTX A6000, dan RAM 128 GB. Jadi, jangan heran jika performa di PC konsumen biasa mungkin tidak setinggi itu.

Fitur yang Selama Ini Dinanti

Epic akhirnya menambahkan fitur yang sudah menjadi standar di Steam, yaitu profil pemain. Nantinya, pengguna bisa memiliki avatar dan melihat aktivitas gim mereka. Fitur ini akan membuka jalan untuk komunikasi antar pemain seperti pesan langsung (DM), voice chat yang lebih baik, dan party gim lintas judul.

Fitur ulasan pengguna juga akan hadir, memungkinkan pemain menulis review manual untuk gim yang mereka beli, bukan sekadar memberikan rating bintang. Para pengembang juga bisa menambahkan patch notes langsung di toko, lengkap dengan sistem notifikasi yang memberi tahu pemain soal pembaruan.

Peta Jalan Tiga Tahap

Epic membagi peta jalan ini ke dalam tiga kategori: Up First, Up Next, dan On Deck. Pada tahap awal, pengguna akan melihat fitur seperti instalasi terpisah (chunked installation) untuk Fortnite, fitur hadiah lintas region, serta beta privat Launcher V2.

Tahap berikutnya akan menghadirkan beta publik Launcher V2 dan beberapa fitur lain yang disebutkan di atas. Sementara itu, fitur yang paling dinanti seperti dukungan kontroler universal dan API baru untuk pengembang akan hadir menjelang akhir tahun depan.

Yang menarik, Epic juga berencana menghadirkan komunitas pihak ketiga, mirip dengan forum Steam. Jika diimplementasikan dengan baik, fitur ini bisa menjadi wadah diskusi yang berguna bagi para pemain.

Storefront yang Lebih Personal

Perubahan paling mendasar ada pada tampilan toko yang akan dibangun ulang dari awal. Epic menjanjikan pengalaman yang lebih personal, di mana rekomendasi gim akan didasarkan pada selera dan gaya bermain masing-masing pengguna. Halaman gim juga akan dirancang ulang agar lebih informatif, tidak sekadar menampilkan harga, judul, dan sampul.

Meski tampilan Epic Games Store selama ini sudah terlihat lebih modern dibanding Steam, faktor kecepatan dan kurasi yang baik akan menjadi penentu keberhasilan pembaruan ini.

Dampak untuk Konsumen

Persaingan antara Epic Games Store dan Steam pada akhirnya menguntungkan konsumen. Valve selama ini mendominasi pasar distribusi gim PC, dan kehadiran pesaing yang lebih serius bisa mendorong inovasi dari kedua belah pihak. Jika peta jalan ini berjalan sesuai rencana, dalam setahun ke depan kita akan melihat Epic Games Store yang jauh lebih kompetitif dan kaya fitur.

Meski begitu, skeptisisme masih muncul dari sebagian pengguna. Beberapa mengeluhkan masalah kompatibilitas dan sistem yang terlalu terkunci, sementara yang lain khawatir penambahan fitur justru akan membuat peluncur ini menjadi "bloatware" seperti yang mereka anggap terjadi pada Steam. Hanya waktu yang bisa menjawab apakah Epic bisa menepati janji-janjinya.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: tomshardware.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top