Google Finance Kini Hadir sebagai Aplikasi Android Mandiri, Versi iOS Menyusul Tahun Ini

Penulis: Nasrul Effendi  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:08:58 WIB
Google Finance hadir sebagai aplikasi Android mandiri dengan data pasar real-time dan fitur AI.

SUMATERA SELATAN — Google akhirnya memberikan perhatian khusus pada layanan keuangannya dengan merilis aplikasi Android mandiri untuk Google Finance. Sebelumnya, layanan ini hanya bisa diakses melalui browser atau tersemat di aplikasi lain. Kini, pengguna bisa mendapatkan akses ke data pasar real-time, berita keuangan langsung, dan chatbot AI untuk riset investasi langsung dari ponsel.

Apa yang Baru di Aplikasi Android?

Aplikasi Google Finance versi Android sudah bisa diunduh sekarang. Fitur utama yang dibawa meliputi:

  • Data pasar real-time untuk saham, indeks, dan mata uang kripto utama.
  • Umpan berita keuangan langsung yang dikurasi.
  • Alat riset AI yang terintegrasi dengan asisten virtual Google.

Google berjanji akan menambahkan lebih banyak fitur dari pengalaman web ke aplikasi mobile dalam beberapa bulan mendatang. Untuk pengguna iPhone, versi iOS dijadwalkan hadir pada akhir tahun 2025.

Pembaruan Web: AI dan Dashboard Portofolio yang Lebih Cerdas

Bersamaan dengan aplikasi mobile, Google juga merilis pembaruan besar untuk versi web Google Finance. Fitur portofolio yang ditingkatkan kini menggabungkan semua investasi dalam satu dasbor, lengkap dengan data performa dan wawasan alokasi aset.

Pengguna bisa membuat profil portofolio sendiri dengan mengunggah file CSV atau PDF yang merinci kepemilikan saham, atau cukup mendeskripsikan aset kepada chatbot. Chatbot ini memiliki akses langsung ke data portofolio sehingga pengguna bisa "menggali lebih dalam dengan mengajukan pertanyaan," tulis Google dalam pengumumannya.

Fitur AI: Bisa Buat Briefing Pasar Harian, Tapi Waspada Halusinasi

Salah satu fitur unggulan adalah kemampuan chatbot untuk menyelesaikan tugas pengambilan data sesuai permintaan. Google memberi contoh penggunaan seperti membuat "briefing pra-pasar harian yang menganalisis pergerakan semalam yang signifikan di seluruh mata uang kripto utama."

Namun, perusahaan tersebut juga memberikan peringatan keras terkait penggunaan AI untuk keputusan keuangan. Google secara eksplisit menyatakan bahwa "AI dapat membuat kesalahan" dan meminta pengguna untuk "selalu memverifikasi data keuangan secara independen dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi."

Google menekankan bahwa wawasan apa pun yang diperoleh dari platform ini "hanya untuk tujuan informasi" dan data yang disajikan "disintesis dari sumber pihak ketiga."

Ketersediaan dan Harga

Aplikasi Android Google Finance sudah tersedia secara gratis di Google Play Store. Versi web yang diperbarui juga sudah bisa diakses langsung melalui finance.google.com. Belum ada informasi apakah Google berencana menghadirkan fitur premium berbayar di masa mendatang.

Bagi pengguna di Indonesia yang aktif berinvestasi di pasar saham global atau aset kripto, aplikasi ini bisa menjadi alat pantau yang praktis. Namun, tetap ingat untuk tidak sepenuhnya bergantung pada AI untuk keputusan finansial—selalu lakukan riset mandiri atau konsultasi dengan profesional.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top