PALEMBANG — Kompetisi bergengsi antar instansi itu berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juni 2026. Tim badminton Polda Sumsel sukses mengalahkan peserta dari berbagai instansi dan sektor swasta lainnya.
Kepala Biro (Karo) SDM Polda Sumsel, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, kemenangan ini bukan sekadar soal piala.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polda Sumsel. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, latihan, kekompakan tim, serta semangat para personel yang mampu menunjukkan performa terbaik selama pertandingan,” ujar Sudrajad dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (30/6).
Ia menegaskan, olahraga menjadi bagian penting dalam pembinaan sumber daya manusia di kepolisian. Kegiatan seperti ini, kata dia, membentuk karakter personel yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga memiliki daya saing.
“Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kami ingin membangun kultur personel yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga memiliki daya tahan, sportivitas, dan mental juara. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus mengukir prestasi di berbagai bidang,” tambahnya.
Keberhasilan tim badminton Polda Sumsel ini menjadi bukti bahwa pembinaan personel yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional. Institusi kepolisian tidak hanya unggul dalam penegakan hukum, tetapi juga di arena olahraga.
Dengan raihan gelar juara ini, Polda Sumsel diharapkan terus menjaga konsistensi prestasi. Kemenangan ini sekaligus memperkuat citra institusi yang humanis, berprestasi, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Polda Sumsel sebelumnya juga kerap mengirimkan atlet-atletnya untuk berlaga di berbagai kejuaraan, baik tingkat daerah maupun nasional. Pembinaan olahraga di internal kepolisian dinilai mampu meningkatkan kebugaran dan soliditas antar personel.