BATURAJA — Enam puluh siswa yang terdiri atas 31 laki-laki dan 29 perempuan itu akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) 08. Mereka berangkat menggunakan empat unit bus yang disediakan pemerintah daerah. Seluruh biaya pendidikan, mulai dari seragam, perlengkapan mandi, hingga laptop, ditanggung sepenuhnya oleh negara.
Kepala Dinas Sosial OKU Ir. Iwarman menjelaskan, pengiriman 60 siswa ini merupakan target yang ditetapkan Kementerian Sosial RI. “Tim kami melakukan penjangkauan hingga seluruh kuota terpenuhi,” ujarnya. Program Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pendidikan gratis, tetapi juga memberdayakan keluarga melalui bantuan modal usaha dan perbaikan rumah layak huni.
Menurut Bupati Teddy, kesempatan ini adalah bentuk perhatian langsung Presiden untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat jalur pendidikan. “Kuncinya hanya satu, fokus pada tujuan kalian belajar dan meraih cita-cita. Kalian adalah harapan orang tua untuk mengangkat harkat dan martabat keluarga,” tegasnya saat memberikan arahan.
Dalam sambutannya, Bupati Teddy mengingatkan bahwa seluruh kebutuhan siswa telah disiapkan. “Semuanya disediakan secara gratis. Tugas kalian hanya membawa semangat dan kemauan untuk belajar,” pesannya. Rincian fasilitas meliputi seragam sekolah, pakaian sehari-hari, biaya hidup, perlengkapan mandi, serta laptop sebagai penunjang belajar.
Orang tua yang mendampingi saat keberangkatan juga diminta untuk terus memberikan doa dan dukungan. “Biarkan mereka belajar meraih cita-citanya. Doakan semoga mereka dapat menyelesaikan pendidikan sesuai harapan,” kata Teddy kepada para orang tua.
Selain belajar giat, Bupati Teddy berpesan agar para siswa menjaga nama baik daerah asal. “Tunjukkan bahwa anak-anak OKU ramah, jujur, sopan santun, dan saling menjaga satu sama lain. Kalian semua adalah satu keluarga,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para siswa untuk bersyukur karena telah terpilih dari sekian banyak pendaftar di OKU.
Ke depannya, Pemerintah Kabupaten OKU telah mengusulkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat 45 di wilayah setempat. “Kita sudah mengusulkannya, semoga segera direalisasikan,” kata Teddy. Sementara itu, 60 siswa ini dititipkan di Sekolah Rakyat 08 Ogan Ilir hingga gedung di OKU rampung dibangun. Kepala Dinas Sosial Iwarman menambahkan, saat ini angkatan sebelumnya masih belajar di OKU.