PALEMBANG — Ribuan personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari seluruh Indonesia memadati Lapangan Stadion Gelora Sriwijaya, Kompleks Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, dalam Apel Akbar Satlinmas Indonesia. Kegiatan yang digelar baru-baru ini ini menjadi momen pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) Indonesia oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ahmad Wiyagus.
Dalam amanatnya, Ahmad Wiyagus menegaskan bahwa tugas menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat bukan sekadar persoalan administratif. Ia menyebutkan, saat ini terdapat 1.258.758 personel Satlinmas yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia.
“Menjaga ketenteraman dan ketertiban bukan sekadar tugas administratif, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab negara untuk memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Jumlah personel yang mencapai lebih dari satu juta orang ini menunjukkan Satlinmas merupakan kekuatan sosial dan kewilayahan yang sangat besar. Keberadaan mereka yang tersebar hingga tingkat desa dan kelurahan membuat organisasi ini memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.
Wamendagri menambahkan, personel Satlinmas yang berada di tengah masyarakat memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dengan warga. Mereka juga menjadi mata dan telinga pemerintah dalam menyampaikan informasi secara cepat kepada unsur terkait.
Kondisi tersebut membuat Satlinmas tidak hanya berperan dalam pengamanan, tetapi juga menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Kemampuan mereka untuk mengetahui situasi lingkungan secara langsung menjadi modal utama dalam menjaga ketertiban umum.
Apel akbar ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi bagi seluruh anggota Satlinmas dari berbagai daerah. Ratusan ribu personel yang tersebar di seluruh Indonesia diharapkan dapat bersinergi dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.