Gubernur Sumsel Groundbreaking Jembatan Air Arisan Mendang Rp21 Miliar di Ogan Ilir

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 09:02:01 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan groundbreaking pembangunan Jembatan Air Arisan Mendang di Ogan Ilir.

OGAN ILIR — Proyek jembatan yang menelan anggaran Rp21 miliar itu menyasar wilayah rawa dan sungai yang selama ini menyulitkan konektivitas warga. Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menilai keberadaan akses tersebut tidak hanya dipakai masyarakat setempat, tetapi juga menjadi jalur alternatif dari kabupaten lain menuju maupun meninggalkan Kota Palembang.

Jalur Alternatif Warga Lintas Kabupaten

Panca menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumsel atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur jembatan di wilayahnya setiap tahun. Menurut dia, jalur tersebut punya peran strategis bagi mobilitas warga di sekitar Ogan Ilir.

Jembatan Air Arisan Mendang terhubung dengan Jembatan Air Talang Peramuan yang menjadi akses penghubung antara Kecamatan Sungai Pinang dan Kecamatan Tanjung Raja.

Herman Deru: Jembatan Ini Bangunan Vital

Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan keberadaan Jembatan Air Arisan Mendang punya arti penting bagi konektivitas wilayah. Manfaatnya, kata dia, tidak terbatas pada dua kecamatan, tetapi menjangkau masyarakat lintas kabupaten hingga provinsi yang memakai jalur tersebut.

"Artinya, jembatan ini merupakan bangunan vital dengan nilainya mencapai Rp21 miliar," ujarnya.

Herman berharap pembangunan jembatan tidak hanya memperlancar arus transportasi dan distribusi logistik, tetapi juga mempererat hubungan sosial masyarakat serta menjaga keterhubungan antardaerah yang memiliki akar budaya.

Pajak Kendaraan Jadi Penopang Pembangunan

Di tengah kondisi ekonomi saat ini, Pemprov Sumsel terus berupaya memastikan pembangunan dan aktivitas perekonomian masyarakat tetap berjalan. Herman menyebut pembangunan infrastruktur turut didukung kontribusi masyarakat melalui pembayaran pajak, termasuk pajak kendaraan bermotor.

Ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah tertib membayar pajak. Penerimaan tersebut, menurut dia, berperan dalam mendukung pembangunan dan penyediaan layanan publik.

"Sekali lagi, saya sampaikan terima kasih untuk masyarakat yang tertib membayar pajak," katanya.

13 Jembatan Lain Masih Menunggu Penyelesaian

Gubernur menyoroti kondisi geografis Kabupaten Ogan Ilir yang memiliki banyak wilayah rawa dan sungai. Kondisi itu membuat jembatan menjadi infrastruktur penting untuk menghubungkan wilayah dan menunjang aktivitas masyarakat.

Herman menyebutkan masih terdapat 13 jembatan yang perlu diselesaikan pembangunannya. Ia berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat terus berlanjut dan tidak terhenti seiring berakhirnya masa jabatannya.

"Kita tahu saat ini Kabupaten Ogan Ilir sedang berupaya membangun fasilitas dengan keterbatasan keuangan yang dimiliki," ujarnya.

Ia mengingatkan pentingnya memelihara infrastruktur yang telah tersedia agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Masyarakat Diminta Awasi Proses Pembangunan

Herman berharap pembangunan Jembatan Air Arisan Mendang dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik, sesuai kebutuhan masyarakat, serta memperhatikan aspek estetika dan fungsi bangunan.

Ia juga meminta masyarakat turut mengawasi proses pembangunan, sekaligus memberikan ruang bagi para pekerja agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

"Dengan ini saya nyatakan groundbreaking pembangunan Jembatan Air Arisan Mendang," ujar Herman Deru.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: halosumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top