KAI Divre III Palembang Layani 1.160 Wisman Januari-September 2026, Kertapati Jadi Stasiun Tersibuk

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 06:31:01 WIB
Stasiun Kertapati menjadi stasiun tersibuk dalam pelayanan wisatawan mancanegara di wilayah KAI Divre III Palembang.

PALEMBANG — Manajer Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menyebut kereta api berperan dalam mendukung konektivitas pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Data KAI Divre III menempatkan Stasiun Lubuk Linggau di posisi kedua dengan 239 wisman, disusul Stasiun Lahat 111 orang, Stasiun Prabumulih 79 orang, dan Stasiun Muara Enim 73 orang.

Sebaran pengguna kereta api menunjukkan peran transportasi publik dalam menghubungkan wisatawan dengan berbagai daerah yang memiliki daya tarik berbeda, mulai dari wisata alam, sejarah dan budaya hingga pusat aktivitas ekonomi.

Lubuk Linggau dan Lahat Jadi Gerbang Destinasi Sumbagsel

Kota Lubuk Linggau memiliki sejumlah destinasi wisata, seperti Air Terjun Temam, Bendungan Watervang, dan Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya. Kabupaten Lahat menjadi salah satu akses menuju destinasi wisata Pagar Alam, Bukit Serelo, dan Air Terjun Curup Maung.

"Kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya, tetapi juga menjadi penghubung wisatawan dengan beragam potensi destinasi di Sumbagsel," kata Aida di Palembang, Minggu.

7.219 Kunjungan Wisman ke Sumsel hingga Agustus 2026

Data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan yang dirilis hingga Agustus 2026 mencatat 7.219 kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Selatan. Kunjungan itu berpotensi memberi dampak ekonomi bagi warga setempat melalui belanja wisata, penggunaan akomodasi, kuliner, serta pembelian produk unggulan daerah.

"Ketika wisatawan menjangkau lebih banyak daerah, peluang ekonomi juga terbuka lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, konektivitas transportasi yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung pemerataan manfaat pariwisata dan memperkuat daya tarik destinasi di Sumbagsel," ujar Aida.

Kereta Api dan Pariwisata Berkelanjutan

Penggunaan kereta api sejalan dengan upaya mendorong pariwisata berkelanjutan. Sebagai moda transportasi massal, kereta api berpotensi menghasilkan emisi per penumpang yang lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi, terutama ketika tingkat keterisian penumpang optimal.

KAI Divre III Palembang berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat digitalisasi perjalanan, serta mendukung integrasi antarmoda agar perjalanan semakin mudah, nyaman, dan efisien.

Aida berharap layanan kereta api semakin menjadi pilihan wisatawan mancanegara untuk menjelajahi berbagai destinasi di Sumatera Bagian Selatan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top