INDRALAYA — Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Ogan Ilir yang kerap menjadi langganan kemacetan pada jam sibuk pagi mendapat perhatian khusus dari Satlantas Polres setempat. Melalui kegiatan Strong Point Pagi, sebanyak 30 personel diterjunkan ke lapangan sejak pukul 06.20 WIB untuk mengurai potensi penumpukan kendaraan.
Personel ditempatkan di lokasi-lokasi yang dinilai memiliki volume kendaraan tinggi, terutama di sekitar kampus dan sekolah. Beberapa di antaranya adalah Simpang Sarjana, Simpang PLN, Simpang Ladiva, Pintu Utama Unsri, Simpang Poci, Pintu Tol Unsri, serta kawasan depan SMPN 1 Indralaya dan SMAN 1 Indralaya.
Tak hanya itu, pengaturan juga dilakukan di Simpang PGRI, Simpang Koramil, Istana Raso, SPBU TPI, Pondok Al-Ittifaqiah, hingga Simpang Sakatiga. Titik-titik ini menjadi perhatian karena menjadi akses utama bagi pelajar dan pekerja menuju pusat kota.
Selain mengatur arus, personel yang dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Ogan Ilir, IPTU Dede Supria Yopi, juga melakukan patroli di sejumlah ruas yang rawan kecelakaan. Petugas memberikan teguran kepada pengendara yang melanggar aturan serta menyampaikan imbauan keselamatan secara langsung.
Kehadiran polisi di lapangan pagi itu, menurut Kasat Lantas, merupakan bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai hari. "Kami ingin memastikan aktivitas masyarakat pada jam sibuk pagi hari berjalan aman dan lancar," ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.
Dari hasil pemantauan, situasi arus lalu lintas di seluruh wilayah hukum Polres Ogan Ilir dilaporkan aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada insiden kemacetan parah maupun kecelakaan yang terjadi selama kegiatan berlangsung.
Satlantas Polres Ogan Ilir berharap kegiatan Strong Point Pagi yang rutin dilaksanakan ini bisa meningkatkan disiplin berlalu lintas masyarakat. Target jangka panjangnya, angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Ogan Ilir bisa terus ditekan.