PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mencatatkan sejarah baru dalam gelaran olahraga lari di daerahnya. Sumsel Bhayangkara Run 2026 yang akan digelar pada 12 Juli 2026 di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang berhasil menjaring 8.000 peserta, jumlah tertinggi yang pernah tercatat untuk event serupa di Sumsel.
Pendaftaran yang dibuka sejak 2 Juni lalu resmi ditutup pada 25 Juni 2026 pukul 24.00 WIB. Antusiasme peserta langsung terlihat sejak hari-hari pertama, di mana angka pendaftar menembus 4.500 orang hanya dalam beberapa hari. Panitia pun memperbesar kuota dari target awal 5.000 menjadi 8.000 peserta.
“Animo para runners terhadap Sumsel Bhayangkara Run 2026 luar biasa. Jumlah pendaftar yang mencapai 8.000 peserta menunjukkan kepercayaan dan antusiasme masyarakat terhadap event ini sangat tinggi,” ujar Ketua Panitia, Kombes Pol M Rendra Salipu, Jumat (26/6).
Event ini mempertandingkan tiga kategori lomba: 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K), dan Half Marathon (21K). Seluruh peserta diwajibkan melakukan registrasi ulang atau Race Pack Collection (RPC) pada 8–10 Juli 2026 di JSC Palembang untuk mendapatkan BIB Number dan jersey eksklusif.
Panitia menyiapkan identitas jersey berbeda untuk tiap kategori: warna kuning untuk 5K, biru untuk 10K, dan merah untuk 21K. Khusus peserta Half Marathon yang berhasil finis dalam batas waktu 4 jam, mereka akan mendapatkan jersey finisher warna hijau dan medali finisher sebagai apresiasi.
Untuk menjaga kualitas perlombaan, panitia menetapkan Cut Off Time (COT) atau batas maksimal penyelesaian lomba. Pelari 5K harus finis dalam 1 jam, 10K dalam 2 jam, dan 21K dalam 4 jam. Total hadiah pembinaan yang disediakan mencapai ratusan juta rupiah, dengan rincian Rp49 juta untuk kategori 5K, Rp85 juta untuk 10K, dan Rp136 juta untuk 21K.
Selain hadiah utama, panitia juga menyiapkan grand prize dan doorprize yang tak kalah menarik. Hadiah tersebut meliputi 1 unit mobil Toyota Agya, 10 unit sepeda motor Honda Beat, 10 unit sepeda listrik, 10 unit sepeda MTB, serta berbagai hadiah elektronik dan perlengkapan rumah tangga lainnya.
Wakil Ketua Panitia, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, menambahkan bahwa event ini tidak hanya menjadi ajang olahraga. Pihaknya juga menghadirkan hiburan musik langsung dari Band Caplin serta tenant UMKM lokal yang menyajikan produk kuliner dan hasil usaha masyarakat.
“Kami ingin event ini bukan hanya menjadi pesta olahraga, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku UMKM lokal,” tutup Doni.