KSAD Maruli Terima Alumni Kehormatan Lemhannas, Program Jembatan dan Netralitas TNI Jadi Penilaian

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 22:11:31 WIB
KSAD Maruli Simanjuntak menerima tanda kehormatan alumni Lemhannas di Gedung Lemhannas, Sumatera Selatan.

SUMATERA SELATAN — Gubernur Lemhannas RI TB Ace Hasan Syadzily menyematkan langsung tanda kehormatan tersebut di Gedung Lemhannas. Ia menjelaskan bahwa penetapan Maruli sebagai alumni kehormatan tidak dilakukan secara seremonial belaka, melainkan melalui proses penilaian yang ketat terhadap delapan dimensi Asta Gatra—indikator utama pembangunan ketahanan nasional.

Empat Program TNI AD yang Jadi Tolok Ukur

Dalam keterangannya, Ace Hasan merinci sejumlah inisiatif TNI AD yang menjadi dasar penilaian. Pertama, penguatan nilai ideologi di internal institusi. Kedua, komitmen menjaga netralitas TNI, yang belakangan menjadi perhatian publik menjelang kontestasi politik. Ketiga, pembangunan jembatan di berbagai daerah yang dinilai meningkatkan konektivitas nasional. Keempat, program kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

"Sebagai lembaga, TNI Angkatan Darat juga telah memberikan dukungan kepada Lemhannas RI berupa data-data yang dibutuhkan dalam rangka penguatan Indeks Ketahanan Nasional," ujar Ace Hasan dalam siaran pers yang diterima Antara.

Amanah, Bukan Sekadar Apresiasi

Maruli Simanjuntak menanggapi penghargaan itu dengan nada rendah hati. Ia menyebutnya sebagai amanah yang memperbesar tanggung jawab sebagai prajurit. "Saya merasa terhormat dan ini menjadi tanggung jawab. Lemhannas adalah pendidikan tinggi yang bergengsi. Mudah-mudahan ini bisa saya jaga dan saya aplikasikan dalam perjalanan ke depan," katanya.

KSAD juga menyoroti pentingnya memperkuat jejaring alumni Lemhannas. Menurutnya, kolaborasi antarlebaga menjadi faktor krusial agar pembangunan di daerah berjalan efektif dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Sinergi Lembaga di Tengah Tantangan Strategis

Penganugerahan ini sekaligus menegaskan sinergi antara Lemhannas dan TNI Angkatan Darat dalam memperkuat kepemimpinan nasional. Di tengah dinamika geopolitik global dan kerentanan domestik, kolaborasi penyusunan Indeks Ketahanan Nasional menjadi instrumen penting untuk memetakan ancaman dan merumuskan kebijakan strategis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan atau Mabes TNI terkait tindak lanjut dari penghargaan tersebut. Namun, di internal TNI AD, pemberian tanda kehormatan ini dipandang sebagai pengakuan atas konsistensi Maruli dalam menjalankan program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top