Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Empat Lawang, Wagub Arifa’i Soroti Kunci Stabilitas Keamanan Daerah

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 22:08:31 WIB
Ratusan personel gabungan mengikuti upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Empat Lawang.

EMPAT LAWANG — Ratusan personel gabungan dari jajaran Forkopimda, TNI, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel Kompi Petanang, serta para purnawirawan Polri memadati lapangan upacara di kompleks perkantoran pemkab. Mereka mengikuti rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang tahun ini mengusung tema pengabdian selama delapan dekade.

Dalam sambutannya, Arifa’i menyebut momentum ini bukan sekadar seremonial, melainkan ajang evaluasi kolektif. Ia menilai profesionalisme Polri terus diuji seiring kompleksitas gangguan keamanan yang kian beragam.

Sinergi Tiga Pilar: Kunci Jawab Tantangan Keamanan

“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat merupakan kunci dalam menjaga stabilitas keamanan,” ujar Arifa’i di hadapan peserta upacara. Ia berharap di usia ke-80 ini, Polri semakin profesional, modern, dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pernyataan itu diamini Kapolres Empat Lawang, Abd Aziz Septiadi. Ia menegaskan pihaknya memaknai peringatan ini sebagai momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen institusi. “Hari Bhayangkara ini menjadi momentum untuk mempertegas komitmen kami dalam meningkatkan profesionalisme serta menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” katanya.

Polri Tak Bisa Bekerja Sendiri

Abd Aziz mengakui, menjaga keamanan di wilayah seluas Empat Lawang bukan pekerjaan yang bisa dilakukan sendirian. Ia menyebut dukungan dari pemkab, TNI, brimob, tokoh masyarakat, hingga purnawirawan sangat krusial. “Keamanan merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Menurut dia, kolaborasi yang sudah terjalin selama ini perlu terus diperkuat. Apalagi, tantangan ke depan tidak hanya soal kejahatan konvensional, tetapi juga ancaman siber dan radikalisme yang membutuhkan pendekatan baru.

Harapan di Usia Delapan Dekade

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Empat Lawang menjadi simbol nyata eratnya hubungan antara institusi kepolisian dengan pemerintah daerah. Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam upacara tersebut, diharapkan Polri mampu terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Di akhir acara, para peserta melakukan prosesi penghormatan dan doa bersama untuk para personel yang gugur dalam tugas. Suasana khidmat mewarnai seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga siang hari.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: relung.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top