PALEMBANG — Sebanyak 1.465 personel Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Sumatera Selatan menerima kenaikan pangkat periode 1 Juli 2026. Upacara kenaikan pangkat tersebut dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Kamis (2 Juli 2026).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Institusi memberikan penghargaan kepada personel yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, integritas, serta kinerja baik dalam tugas kepolisian dan pelayanan publik.
Dari total 1.465 personel, sebanyak 53 orang berasal dari golongan perwira. Mereka naik ke pangkat AKBP, Kompol, AKP, Iptu, hingga Ipda melalui mekanisme reguler maupun pengabdian.
Mayoritas personel yang naik pangkat berasal dari golongan bintara, yakni 1.370 orang. Mereka memperoleh kenaikan pangkat menjadi Aiptu, Aipda, Bripka, Brigpol, dan Briptu. Sementara itu, 21 personel tamtama naik ke pangkat Abripda, Bharaka, dan Bharatu.
Sebanyak 21 PNS Polri juga mendapatkan kenaikan pangkat melalui mekanisme Ujian Kenaikan Pangkat (UKP).
Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan. "Kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Ia menegaskan setiap personel yang memperoleh pangkat baru dituntut untuk meningkatkan profesionalisme dan menjaga integritas. Pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat menjadi target utama yang harus diwujudkan.
Upacara diawali dengan penghormatan pasukan dan laporan resmi kenaikan pangkat. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan doa dan prosesi sujud syukur yang dilakukan para personel sebagai ungkapan rasa syukur atas pencapaian yang diraih.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Polda Sumsel, para pejabat utama Polda Sumsel, serta keluarga personel yang menerima kenaikan pangkat.