PALEMBANG — Ribuan warga Palembang memadati halaman DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada Aksi Bela Palestina Jilid VI, Minggu. Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang turut hadir dalam kegiatan itu menegaskan bahwa solidaritas terhadap rakyat Palestina adalah panggilan nurani, bukan soal jarak geografis.
“Ketika kita di sini bisa berkumpul dengan aman, di sana ada ibu yang memeluk anaknya yang sudah tak bernyawa, ada ayah yang mencari keluarganya di antara reruntuhan. Ini bukan soal jarak, namun tentang hati nurani,” ujar Ratu Dewa di hadapan massa.
Ratu Dewa mengapresiasi antusiasme ribuan warga yang hadir. Menurutnya, kegiatan ini bukan aksi biasa, melainkan bentuk kepedulian terhadap penderitaan yang masih berlangsung di Gaza dan Tepi Barat.
“Saya mengapresiasi kehadiran ribuan masyarakat Kota Palembang yang hari ini memadati halaman DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam aksi bela Palestina Jilid VI,” katanya.
Dalam orasinya, Ratu Dewa menekankan bahwa dukungan terhadap Palestina bersifat universal dan tidak terbatas pada latar belakang agama tertentu. Ia menyebut nilai kemanusiaan menjadi dasar utama aksi ini.
“Kita tidak perlu menjadi Muslim untuk membela Palestina. Kita hanya perlu menjadi manusia untuk merasakan penderitaan mereka,” tegasnya.
Aksi ini, lanjut dia, menjadi bukti bahwa semangat solidaritas warga Palembang tetap menyala. Mereka menyerukan keadilan dan kemerdekaan bagi Palestina di tengah konflik yang tak kunjung usai.
Pantauan ANTARA di lapangan, aksi bela Palestina Jilid VI ini turut diwarnai penampilan grup musik Wali Band. Lagu-lagu bernuansa kemanusiaan yang dibawakan disambut antusias oleh ribuan warga yang hadir sejak pagi.
Kondisi di Gaza dan Tepi Barat disebut masih memilukan. Warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan, terus menjadi korban konflik. Ratu Dewa mengajak masyarakat Palembang untuk tidak tinggal diam melihat tragedi kemanusiaan tersebut.