Ketua TP PKK Palembang Ajak Warga Jadikan Rumah sebagai Madrasah Pertama bagi Anak, Momentum Muharram untuk Perbaiki Diri

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Senin, 06 Juli 2026 | 23:44:16 WIB
Ketua TP PKK Palembang mengajak warga menjadikan rumah sebagai madrasah pertama bagi anak.

PALEMBANG — Rumah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan fondasi utama pembentukan karakter anak. Seruan itu kembali digaungkan Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, di tengah peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram.

“Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia,” kata Dewi dalam kegiatan yang digelar Yayasan Abul Yatama, Senin.

Rumah sebagai Pusat Pendidikan Akhlak

Menurut Dewi, momentum 1 Muharram bukan sekadar pergantian penanggalan. Ia mengajak warga Palembang menjadikannya sebagai waktu untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi, keluarga, maupun bermasyarakat.

“Rumah harus menjadi tempat lahirnya generasi yang berakhlak mulia, mencintai Al-Quran, menghormati orang tua, serta memiliki semangat gotong royong dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Ajakan ini menyasar seluruh lapisan masyarakat di Kota Palembang. Dewi menekankan bahwa pendidikan karakter tidak bisa sepenuhnya diserahkan ke sekolah atau lembaga formal.

Santunan untuk 250 Anak Yatim Binaan

Kegiatan The Spectacular of Muharram juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Project Manager acara, Hanna Alijuban, menyebutkan sebanyak 250 anak yatim binaan Yayasan Abul Yatama menerima bantuan.

Mereka mendapatkan uang tunai sebesar Rp1.000.000 per anak, perlengkapan sekolah, paket alat mandi, makanan, snack, serta paket sembako berisi kebutuhan pokok.

“Masih ada sekitar 700 anak yang telah terdata dan menunggu untuk dapat bergabung dalam program yayasan,” ungkap Hanna.

Rumah Asuh dan Beasiswa untuk Yatim Berprestasi

Yayasan Abul Yatama tidak berhenti pada santunan musiman. Hanna menjelaskan, program serupa rutin digelar setiap Ramadhan. Saat ini, yayasan juga tengah menyiapkan pembangunan rumah asuh sebagai pusat pembinaan bagi anak-anak yatim berprestasi di Palembang.

“Program ini diharapkan mampu memberikan pendampingan pendidikan hingga beasiswa ke jenjang perguruan tinggi,” kata Hanna.

Melalui kegiatan ini, Dewi berharap masyarakat semakin mencintai Rasulullah, memperbanyak shalawat, serta mempererat persaudaraan. “Santunan kepada anak yatim juga merupakan bentuk nyata kasih sayang yang diajarkan dalam Islam,” pungkasnya.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top