Polda Sumsel Catatkan 1.047 Peserta di Kapolda Cup II 2026, Ajang Pencak Silat Ini Jadi Motor Pelestarian Kuntau

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 12:40:31 WIB
Peserta Kapolda Cup II 2026 mencapai 1.047 orang, termasuk TNI, Polri, dan umum.

PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) mencatatkan rekor partisipasi dalam gelaran Kapolda Cup II 2026. Dari total 1.047 peserta, rinciannya terdiri dari 558 peserta perempuan dan 489 peserta laki-laki, menjadikannya salah satu kejuaraan pencak silat terbesar di provinsi itu.

Peserta dari TNI, Polri, hingga Umum Melebur

Kejuaraan yang mengusung tema 'Menuju Indonesia Emas Olimpiade' ini tidak hanya diikuti pesilat dari perguruan silat. Sebanyak 74 personel TNI, 75 personel Polri, dan 176 peserta umum dari tingkat remaja hingga dewasa turut ambil bagian. Para pendekar usia dini juga tampak antusias memadati arena pertandingan.

Hadiah Tak Sekadar Medali: 50 Keping Matras untuk Juara Umum

Polda Sumsel menyiapkan apresiasi yang tak main-main. Selain medali dan piagam untuk kategori Pemassalan hingga Prestasi, panitia juga menyediakan trofi juara umum, uang pembinaan, dan yang paling menarik—puluhan keping matras pertandingan. Juara Umum I Keseluruhan berhak membawa pulang 50 keping matras untuk menunjang infrastruktur latihan perguruannya.

Gubernur: Ini Kebangkitan Kuntau yang Hampir Dilupakan

Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan apresiasi langsung kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho. Menurutnya, inisiatif mereaktivasi pencak silat—yang di Sumsel akrab disebut Kuntau—adalah tanda kebangkitan warisan leluhur. "Tujuannya bukan sekadar ketangkasan atau bela diri, melainkan membangun sportifitas anak bangsa menyongsong masa depan dengan mental bertanding yang hebat," ujar Herman Deru dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7/2026).

Polri Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, tapi Juga Rawat Budaya

Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menegaskan bahwa kejuaraan ini adalah bukti nyata komitmen Polri dalam merawat kebinekaan. "Kegiatan ini bukan sekadar unjuk kekuatan fisik, melainkan investasi jangka panjang pembentukan karakter generasi penerus yang tangguh, disiplin, dan cinta Tanah Air," kata Nandang.

Ia berharap dari matras Kapolda Cup II ini akan lahir atlet-atlet tangguh yang mampu mengharumkan nama bangsa di Olimpiade, sekaligus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top