PALEMBANG — Turnamen yang berlangsung di Istana Bowling Club itu mempertandingkan empat kategori sekaligus: beregu (team 3 dari 1 instansi yang sama), perorangan putra, perorangan putri, dan highest score. Antusiasme peserta datang dari instansi pemerintah, BUMN, BUMD, hingga perusahaan swasta di Ibu Kota Sumatera Selatan.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, yang membuka langsung acara tersebut menegaskan bahwa kompetisi ini punya fungsi ganda. “Turnamen ini tidak hanya berfungsi sebagai kompetisi olahraga. Lebih dari itu, ajang ini menjadi sarana efektif untuk memperkuat sinergi serta mempererat tali silaturahmi antarlembaga di Palembang,” ujarnya dalam sambutan.
Untuk kategori beregu, hanya dua tim yang turun berlaga. Sementara itu, kategori perorangan putra diikuti 28 peserta, dan perorangan putri diikuti empat peserta. Satu peserta lainnya tercatat mengikuti kategori highest score.
Perwakilan Istana Bowling Arena, Thomas Tan, menyampaikan harapannya agar olahraga boling bisa dinikmati semua kalangan di Palembang. “Kami berharap boling menjadi sarana kebersamaan, kompetisi sehat, dan olahraga yang dinikmati semua kalangan di Palembang,” kata dia.
Turnamen ini menekankan pada nilai sportivitas, disiplin, dan pengembangan prestasi di tingkat instansi. Pemerintah Kota Palembang melalui Setda memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Istana Bowling Club sebagai wadah unjuk bakat antarpegawai.
Dengan partisipasi lintas sektor—mulai dari pemerintahan, BUMN, BUMD, hingga swasta—kejuaraan ini diharapkan menciptakan lingkungan kompetitif yang sehat sekaligus memperkuat kerja sama antarlembaga di Palembang.