MUARA ENIM — Abyan Shaka Aliando dari Kecamatan Lawang Kidul dan Alesha Shafina Hidayat dari Kecamatan Panang Enim akan tampil di panggung provinsi setelah memenangkan kategori masing-masing. Abyan menjadi yang terbaik di kelompok usia 6 hingga 24 bulan, sementara Alesha unggul di kategori 24 hingga 59 bulan.
Plt Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si., yang membuka langsung acara, menegaskan bahwa LBI bukan ajang mencari pemenang semata. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana edukasi tentang pentingnya gizi, stimulasi perkembangan, dan pola pengasuhan yang tepat sejak dini.
"Seluruh balita yang mengikuti lomba ini sejatinya adalah pemenang. Mereka tumbuh dalam keluarga yang memberikan perhatian terhadap kesehatan, gizi, dan pengasuhan sehingga anak dapat tumbuh sehat, aktif, serta bahagia," ujar Sumarni.
Dalam sambutannya, Sumarni menyoroti masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai periode paling krusial dalam menentukan kualitas kesehatan dan kecerdasan anak. Ia menyebut pemenuhan gizi seimbang serta stimulasi perkembangan sejak dalam kandungan menjadi modal utama mencetak generasi unggul.
Hal itu, kata dia, sejalan dengan visi Muara Enim MEMBARA untuk menciptakan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. "Melalui Lomba Balita Indonesia ini kita tidak hanya memilih balita terbaik, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa generasi yang sehat akan menjadi pondasi pembangunan Kabupaten Muara Enim di masa depan," tegasnya.
Plt Bupati juga mengingatkan orang tua untuk bijak dalam menerapkan digital parenting. Penggunaan gawai pada anak usia dini perlu diawasi agar tidak mengganggu tumbuh kembang dan kemampuan bersosialisasi. Ia mendorong interaksi langsung lewat bermain, belajar, dan komunikasi dalam keluarga.
Sumarni meminta seluruh camat bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan mulai menyiapkan LBI tingkat kecamatan secara rutin. Puskesmas diminta menjadi tim teknis yang melakukan pembinaan, pemeriksaan kesehatan, pemantauan status gizi, hingga penilaian tumbuh kembang balita.
Langkah itu diharapkan memperluas jangkauan pembinaan sehingga setiap anak di Muara Enim mendapat kesempatan yang sama untuk tumbuh optimal.