Motor Honda Scoopy Raib Dibegal Dua Pria Bersenjata Pedang di Palembang, Kerugian Capai Rp 23 Juta

Penulis: Nasrul Effendi  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:32:30 WIB
Korban pembegalan motor Honda Scoopy melapor ke polisi di Palembang.

PALEMBANG — Aksi kriminal bersenjata tajam kembali meresahkan warga Palembang. Seorang perempuan berinisial L (28), warga Kecamatan Jakabaring, menjadi korban pembegalan saat hendak pulang kerja pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 03.40 WIB.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan SMA Methodist 1 Palembang. Korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna biru putih tahun 2024 dengan nomor polisi BG 2624 ADU yang ia pinjam dari temannya.

Kronologi: Dipepet Dua Pelaku Bersepeda Motor PCX

Saat melintas di lokasi, korban tiba-tiba dipepet oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda PCX berwarna hitam. L mengaku langsung menghentikan kendaraannya karena terkejut.

Salah seorang pelaku yang dibonceng kemudian turun dan mengeluarkan senjata tajam jenis pedang dari balik pakaiannya. “Saya langsung berhenti. Pelaku yang dibonceng turun lalu mengeluarkan pedang dan mengancam saya supaya turun dari motor,” kata L saat melapor ke polisi.

Karena takut menjadi korban kekerasan, L menuruti perintah pelaku dan menjauh dari sepeda motornya. Kedua pelaku langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk membawa kabur kendaraan korban.

Kerugian dan Tindak Lanjut Polisi

Atas kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy milik temannya. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 23 juta.

L kemudian melaporkan peristiwa itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Jumat (10/7/2026). Ia berharap laporan yang telah dibuat dapat segera ditindaklanjuti sehingga pelaku dapat ditangkap dan sepeda motornya berhasil ditemukan kembali. “Saya sendirian saat itu, kemudian menghubungi teman untuk menjemput saya,” ungkapnya.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: sumselupdate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top