Polsek Buay Madang Timur Luncurkan Program WhatsApp Respons Cepat dan Deklarasikan Tiga Zona Zero Narkoba, Begal, Judi Online

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Senin, 13 Juli 2026 | 16:57:01 WIB
Polsek Buay Madang Timur meluncurkan program layanan pengaduan masyarakat melalui WhatsApp di Desa Wonodadi Asri, Senin (13/7/2026).

OKU TIMUR — Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Madang Timur memperkenalkan program Quick Response melalui WhatsApp kepada warga Desa Wonodadi Asri, Senin (13/7/2026). Layanan ini memungkinkan masyarakat melapor secara instan dengan memindai kode batang (barcode) yang dibagikan petugas di lapangan.

“Kami mensosialisasikan komitmen tegas instruksi pimpinan, yakni mewujudkan wilayah hukum Polsek Buay Madang Timur sebagai Zona Zero Narkoba, Zona Zero Begal (3C), dan Zona Zero Judi Online,” ujar Kapolsek Buay Madang Timur, IPTU Swisspo.

Tiga Zona Zero: Target Bebas Narkoba, Begal, dan Judi Online

Deklarasi tiga zona zero itu menjadi program prioritas kepolisian setempat. Kapolsek menekankan, realisasi program tersebut membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya aparat.

Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB itu, personel Regu II yang dipimpin AIPTU Sahrul Munir dan AIPDA Zulkifli berdialog langsung dengan warga di pemukiman. Mereka menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan mengajak warga mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

Layanan Digital: Lapor Lewat WhatsApp Tanpa Ribet

Inovasi layanan Quick Response melalui WhatsApp menjadi salah satu andalan Polsek Buay Madang Timur. Warga cukup memindai barcode yang tersedia untuk melaporkan aduan atau kejadian kriminalitas secara langsung ke petugas.

Program ini diharapkan mempercepat respons kepolisian terhadap laporan masyarakat, sekaligus memangkas birokrasi pelaporan manual. Petugas juga membagikan nomor kontak dan barcode kepada warga selama kegiatan sambang.

Imbauan Cuaca: Warga di Sekitar Bendungan BK Diminta Waspada Banjir

Selain soal keamanan, kepolisian memberikan imbauan keselamatan terkait faktor cuaca. Mengingat curah hujan mulai meningkat, masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai dan Bendungan BK diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kenaikan debit air.

Para orang tua diimbau memberikan pengawasan ekstra kepada anak-anak agar menjauhi area tanggul. Langkah ini untuk mencegah kecelakaan air yang kerap terjadi saat musim hujan.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: suarapublik.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top