SUMATERA SELATAN — Pengumuman resmi disampaikan Rick Hendrick dan Jimmie Johnson dalam sesi pra-balap TNT Sports, sebelum Brickyard 400, Minggu (24/7) waktu setempat. Kesepakatan ini mendapat persetujuan penuh dari NASCAR dan tidak memengaruhi poin pembalap maupun pemilik tim di musim 2027.
“Ini lebih dari sekadar nomor,” ujar Johnson. “Angka 48 mewakili orang-orang, hubungan, kenangan, dan satu babak hidup yang membentuk diri saya. Memiliki kesempatan membuat satu start terakhir di Cup Series dengan nomor itu adalah sesuatu yang tak pernah saya bayangkan. Saya sangat berterima kasih kepada Rick, Hendrick Motorsports, Ally, dan semua pihak yang mewujudkannya.”
Johnson menghabiskan mayoritas kariernya—19 musim—di belakang kemudi Chevrolet No. 48 milik Hendrick Motorsports, mengumpulkan 83 kemenangan dan tujuh gelar juara. Namun, sejak 2024 ia menjadi pemilik sekaligus pembalap paruh waktu Legacy Motor Club yang beralih dari Chevrolet ke Toyota. Kesepakatan ini menunjukkan Chevrolet rela melupakan perbedaan bisnis, demi menghormati kontribusi Johnson sebagai salah satu pembalap paling sukses dalam sejarah pabrikan tersebut.
Untuk Daytona 500 nanti, Johnson akan mengendarai Toyota Camry milik Legacy Motor Club—bukan lagi Chevrolet—namun tetap memakai decal nomor 48 yang identik dengan masa jayanya. Ini menjadi momen langka di NASCAR, di mana nomor legendaris “dipinjamkan” antartim dari pabrikan berbeda.
Agar Johnson bisa menggunakan nomor 48, pembalap utama Hendrick Motorsports, Alex Bowman, harus rela menggunakan nomor cadangan untuk satu balapan. Bowman, 34, baru saja mengumumkan pensiun dini dari ajang full-time akibat cedera parah yang dialami dalam beberapa musim terakhir. Daytona 2027 akan menjadi start terakhirnya sebagai pembalap penuh waktu.
Bowman sendiri telah mengendarai mobil No. 48 sejak 2021, setelah Johnson pensiun sebagai pembalap tetap. Namun ia tak ragu melepas nomornya untuk menghormati seniornya. “Ini soal rasa hormat dan sejarah,” ujar Bowman dalam pernyataan terpisah.
Johnson terakhir kali membalap dengan nomor 48 pada Phoenix Raceway, November 2020, saat ia menutup karier full-time. Dua tahun menjalani petualangan di IndyCar dan kemudian kembali ke NASCAR sebagai pemilik Legacy Motor Club, Johnson akhirnya mendapat kesempatan pamit dengan cara yang pas di ajang paling bergengsi musim NASCAR, Daytona 500.
“Kami ingin memberikan penghormatan yang layak kepada seorang legenda,” ucap Rick Hendrick dalam konferensi pers. “Jimmie telah memberikan segalanya untuk olahraga ini. Melihatnya kembali dengan nomor 48 di Daytona adalah mimpi yang menjadi nyata.”
Belum diumumkan nomor berapa yang akan dipakai Alex Bowman di Daytona 500 mendatang. Tetapi satu hal pasti: lintasan akan kembali melihat warna biru navy khas Ally Bank bergerak cepat di aspal Florida—dengan nomor 48 di pintu, dan Jimmie Johnson di balik kemudi.