SUMATERA SELATAN — Persija nyaris menelan kekalahan telak setelah Port FC unggul dua gol lebih dulu di babak pertama. Namun, gol pemangkas jarak di penghujung babak pertama menjadi titik balik perlawanan Macan Kemayoran di babak kedua.
Shin Tae Yong mengakui timnya sempat kesulitan membaca pergerakan lawan. Pelatih asal Korea Selatan itu langsung bereaksi di ruang ganti.
"Setelah babak pertama usai, saya memberikan beberapa instruksi dan saran mengenai positioning pemain," ujar Shin Tae-yong usai pertandingan. "Di babak kedua, para pemain mampu menjalankan positioning tersebut dengan jauh lebih baik, sehingga kita bisa mengamankan hasil imbang ini."
Instruksi itu terbukti efektif. Persija tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan di awal babak kedua.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menekankan kebanggaannya terhadap sikap pantang menyerah anak asuhnya. Tertinggal 0-2 di kandang lawan bukan situasi mudah.
"Para pemain tidak menyerah dan bertarung dengan sangat baik," tutur Shin. "Saya ingin memberikan apresiasi dan tepuk tangan kepada seluruh pemain Persija Jakarta atas kerja kerasnya."
Shin juga menyoroti kondisi persiapan tim yang kurang ideal. "Di tengah proses yang sulit ini, sejujurnya kita hampir tidak bisa melakukan latihan dengan baik dan hanya fokus bertanding, jadi ini situasi yang cukup berat," ungkapnya.
Pemain Persija, Arlyansah Abdulmanan, turut bersyukur dengan hasil imbang ini. Namun, sempat terjadi momen lucu saat ia salah menyebut perolehan poin.
"Kita bisa mendapat 3 poin perta- eh, 3 poin... baru 1 poin ya?" ujar Arly yang langsung mengoreksi ucapannya. "Kita semua sudah kerja keras walaupun belum latihan taktik, maksudnya taktiknya belum banyak, tapi kita semua bisa memaksimalkan itu."
Hasil imbang ini membuat Persija baru mengoleksi satu poin di Grup B Piala Presiden 2026. Port FC, sang juara bertahan, tetap memimpin klasemen sementara grup.