Pencarian

BIAS di Sekolah Dasar: Imunisasi Anak Kelas 1 dan 5 di Madiun

Senin, 21 September 2026 • 14:04:31 WIB
BIAS di Sekolah Dasar: Imunisasi Anak Kelas 1 dan 5 di Madiun
Siswa kelas 1 MI Mambaul Ulum, Desa Kepet, Madiun, menerima vaksin MR dalam kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

SUMATERA SELATAN — Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kembali digelar di MI Mambaul Ulum, Desa Kepet, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Sebanyak 23 siswa kelas 1 dan 5 menerima vaksin MR dan Td dalam kegiatan yang didampingi Babinsa Koramil 0803-14/Dagangan, Sertu Hendrik Hs, bersama Bidan Desa Kepet dan Tim Nakes UPT Puskesmas Dagangan.

Imunisasi anak usia sekolah menjadi salah satu upaya penting untuk melindungi generasi penerus dari penyakit yang dapat dicegah. Di MI Mambaul Ulum, Desa Kepet, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pelaksanaan BIAS berlangsung dengan pendampingan langsung dari Babinsa setempat.

Apa Itu Program BIAS dan Mengapa Penting untuk Anak Sekolah?

Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) adalah program pemerintah yang menyasar siswa sekolah dasar untuk melengkapi kekebalan tubuh mereka. Program ini menyediakan imunisasi lanjutan yang biasanya diberikan kepada anak kelas 1 dan kelas 5.

Tujuan utamanya adalah memastikan anak-anak terlindungi dari penyakit seperti campak, rubella, dan difteri. Imunisasi di usia sekolah membantu menjaga kekebalan yang sudah terbentuk sejak bayi tetap optimal.

Vaksin Apa Saja yang Diberikan dalam BIAS?

Dalam kegiatan di MI Mambaul Ulum, siswa kelas 1 menerima imunisasi dengan vaksin MR (Measles-Rubella) sebanyak dua vial. Vaksin MR melindungi anak dari penyakit campak dan rubella yang dapat menular dengan cepat di lingkungan sekolah.

Sementara itu, delapan siswa kelas 5 mendapatkan imunisasi dengan vaksin Td (Tetanus-Difteri) sebanyak satu vial. Vaksin Td diberikan untuk memperkuat perlindungan terhadap tetanus dan difteri yang masih menjadi ancaman bagi anak usia sekolah.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Pelaksanaan BIAS di Sekolah?

Pelaksanaan BIAS di MI Mambaul Ulum melibatkan banyak pihak. Bidan Desa Kepet, Ria Dewi Yuniawati, Amd.Keb., bekerja sama dengan Tim Nakes UPT Puskesmas Dagangan untuk memberikan imunisasi kepada para siswa.

Kepala sekolah dan tenaga pengajar turut membantu memastikan kegiatan berjalan lancar. Babinsa Koramil 0803-14/Dagangan, Sertu Hendrik Hs, juga hadir mendampingi jalannya pelayanan imunisasi.

“Kami mendukung penuh kegiatan BIAS ini karena kesehatan anak merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus yang sehat dan kuat. Kami juga membantu agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi para siswa,” ujar Sertu Hendrik Hs.

Bagaimana Alur Pelaksanaan Imunisasi di Sekolah?

Sebelum menerima imunisasi, para siswa mengikuti pengarahan dari Bidan Desa Kepet. Setelah itu, mereka menjalani skrining kesehatan oleh Tim Nakes UPT Puskesmas Dagangan.

Skrining ini penting untuk memastikan anak dalam kondisi sehat dan siap menerima vaksin. Imunisasi kemudian diberikan sesuai sasaran yang telah ditentukan, yaitu siswa kelas 1 dan kelas 5.

Kegiatan yang diikuti sekitar 33 orang tersebut berlangsung tertib, aman, dan lancar. Pendampingan Babinsa membantu menciptakan suasana yang nyaman bagi para siswa yang mungkin merasa cemas saat akan disuntik.

Peran Orang Tua dalam Mendukung Imunisasi Anak

Keberhasilan program BIAS tidak lepas dari dukungan orang tua. Sertu Hendrik Hs menyebutkan bahwa sinergi antara tenaga kesehatan, pihak sekolah, orang tua, dan unsur kewilayahan sangat diperlukan agar program imunisasi berjalan optimal.

Orang tua bisa membantu dengan memastikan anak dalam kondisi sehat saat jadwal imunisasi tiba. Jangan ragu untuk bertanya kepada guru atau tenaga kesehatan jika ada kekhawatiran tentang vaksin yang akan diberikan.

Kapan Anak Perlu Perhatian Khusus Sebelum Imunisasi?

Meski imunisasi aman untuk sebagian besar anak, ada kondisi yang perlu diperhatikan. Jika anak sedang demam tinggi, mengalami alergi berat terhadap komponen vaksin sebelumnya, atau memiliki kondisi medis khusus, konsultasikan dulu dengan dokter atau bidan.

Orang tua juga sebaiknya memberi tahu petugas kesehatan tentang riwayat kesehatan anak. Dengan begitu, imunisasi bisa diberikan dengan aman dan sesuai kebutuhan si kecil.

Melalui program BIAS, kekebalan tubuh anak diharapkan semakin meningkat sehingga mereka dapat mengikuti kegiatan belajar dengan kondisi kesehatan yang lebih baik. Pastikan si kecil tidak melewatkan jadwal imunisasi di sekolah, ya, Bu.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: klikwarta.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks