PRABUMULIH — Kobaran api akibat kebocoran pipa gas alam di pemukiman padat penduduk sempat menimbulkan kepanikan warga pada Jumat sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.45 WIB itu cepat ditangani sehingga situasi kembali kondusif dalam hitungan menit.
Polres Prabumulih langsung bergerak setelah menerima laporan. Selain mengamankan lokasi dengan police line, petugas melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) terhadap sejumlah saksi, termasuk penghuni rumah kontrakan berinisial AS (57) yang berada tepat di lokasi kejadian.
Warga sekitar tidak menunggu bantuan datang. Mereka dengan sigap melakukan pemadaman awal menggunakan alat seadanya, sehingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.50 WIB — hanya lima menit setelah kejadian.
Tim teknis Petro Prabu tiba di lokasi pada pukul 17.55 WIB. Mereka langsung melakukan pengecekan terhadap titik kebocoran sekaligus menghentikan sementara aliran gas untuk mencegah risiko lanjutan.
Setengah jam kemudian, Unit Pemadam Kebakaran Kota Prabumulih melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada lagi potensi api di lokasi kejadian.
Pemeriksaan terhadap AS (57) dan saksi-saksi lain merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebocoran pipa gas tersebut. Polisi belum menyimpulkan apakah ada unsur kelalaian atau faktor teknis di balik insiden ini.
Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto menegaskan bahwa penanganan kebocoran dilakukan secara cepat, profesional, dan terkendali. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pihak perusahaan, pemadam kebakaran, serta masyarakat menjadi kunci situasi berhasil diamankan.
"Berkat sinergi antara kepolisian, pihak perusahaan, pemadam kebakaran, serta masyarakat, situasi berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material," ujarnya.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kejadian yang berpotensi membahayakan.
Kondisi lokasi kini telah kembali kondusif setelah aliran gas dihentikan dan titik kebocoran berhasil diamankan. Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melapor jika mencium bau gas atau melihat tanda-tanda kebocoran di sekitar lingkungan tempat tinggal.