PALEMBANG — Kondisi cuaca di Sumatera Selatan pada Senin 3 Agustus 2026 akan diwarnai dominasi hujan ringan di sejumlah kabupaten/kota. Namun, tidak semua wilayah diguyur hujan—beberapa daerah justru diprediksi cerah, dan ibu kota provinsi berpotensi mengalami kabut tipis sepanjang hari. Informasi ini bersumber dari laman resmi BMKG di bmkg.go.id.
Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi salah satu wilayah yang diperkirakan akan dilanda hujan ringan pada hari ini. BMKG mencatat suhu di OKU berada di rentang 24 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban udara antara 52 hingga 94 persen.
Kelembaban yang cukup tinggi ini membuat udara terasa hangat dan lembab, terutama di pagi hari sebelum hujan turun. Warga di wilayah OKU disarankan tetap menyiapkan payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan.
Kontras dengan OKU, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) justru diperkirakan menikmati cuaca cerah sepanjang hari. Suhu di OKI diprediksi berada di angka 24 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembaban yang sedikit lebih rendah, yaitu 46 hingga 94 persen.
Kondisi cerah ini memberikan peluang bagi warga OKI untuk melakukan berbagai aktivitas luar ruangan, mulai dari pekerjaan pertanian hingga kegiatan ekonomi di pasar tradisional, tanpa terganggu hujan.
Sementara itu, Kota Palembang sebagai ibu kota provinsi justru masuk dalam kategori wilayah dengan potensi udara kabur. Fenomena ini biasanya terjadi akibat akumulasi partikel debu dan kelembaban udara yang tinggi di pagi hari, yang kerap kali mengurangi jarak pandang.
Bagi pengendara yang melintasi jalan-jalan utama di Palembang, disarankan untuk menyalakan lampu kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam awal aktivitas. Kondisi kabur ini umumnya berangsur membaik menjelang siang hari ketika matahari mulai terik.
Berdasarkan data yang dirilis oleh BMKG, berikut adalah ringkasan kondisi cuaca di dua wilayah utama Sumatera Selatan pada Senin 3 Agustus 2026:
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi, mengingat kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu. Prakiraan ini menjadi acuan bagi warga dalam merencanakan aktivitas harian, terutama bagi mereka yang bekerja di sektor pertanian, perikanan, dan transportasi.