Permen LH Nomor 5 Tahun 2025 Disosialisasikan di Palembang, Pemkot Targetkan Lebih Banyak Sekolah Raih Adiwiyata

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:08:31 WIB
Pemkot Palembang mensosialisasikan Permen LH Nomor 5 Tahun 2025 tentang Program Adiwiyata kepada OPD, kepala sekolah, dan guru di Palembang.

PALEMBANG — Aturan anyar tentang Program Adiwiyata mulai disosialisasikan secara masif di Kota Palembang. Pemkot setempat menggelar pertemuan dengan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala sekolah, dan guru untuk menyamakan persepsi implementasi Permen LH Nomor 5 Tahun 2025.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, yang membuka acara mewakili Wali Kota Ratu Dewa, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar lomba kebersihan sekolah. Lebih dari itu, Adiwiyata menjadi instrumen pembentukan karakter siswa.

"Program Adiwiyata tidak hanya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman, tetapi juga menanamkan karakter peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini," ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Mengapa Regulasi Baru Ini Penting bagi Sekolah?

Terbitnya Permen LH Nomor 5 Tahun 2025 membawa sejumlah pembaruan fundamental. Mekanisme pembinaan, sistem penilaian, hingga penguatan partisipasi warga sekolah menjadi poin utama yang diatur ulang dalam regulasi tersebut.

Bagi sekolah-sekolah di Palembang, aturan ini menjadi panduan baru untuk meningkatkan kualitas program lingkungan hidup di satuan pendidikan masing-masing. Pemkot menilai sosialisasi menjadi langkah krusial agar kebijakan pusat dapat dieksekusi tepat sasaran di lapangan.

Sinergi Sekolah, Orang Tua, dan Masyarakat

Keberhasilan Program Adiwiyata dinilai tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi erat antara pihak sekolah, orang tua murid, dan elemen masyarakat untuk menghadirkan lingkungan belajar yang sehat dan berwawasan lingkungan.

Isnaini menambahkan, program ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan kota. Dengan membiasakan budaya peduli lingkungan sejak bangku sekolah, generasi muda diharapkan mampu mendukung visi Palembang sebagai kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Pemkot Palembang berharap sosialisasi ini mampu mendorong semakin banyak sekolah berpartisipasi aktif dalam Program Adiwiyata. Dengan begitu, lingkungan pendidikan di Palembang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi pionir dalam pelestarian ekologi dan pembangunan kota yang ramah lingkungan.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: sumselupdate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top