Pemkab OKI Gelar Shalat Istisqa di Halaman Kantor Bupati, Wakil Bupati Pimpin Doa Bersama untuk Atasi Kemarau dan Karhutla

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:45:01 WIB
Wakil Bupati OKI Supriyanto memimpin jalannya Shalat Istisqa di Halaman Kantor Bupati OKI, Kamis.

KAYUAGUNG — Wakil Bupati OKI Supriyanto mengajak jajaran pemerintah daerah dan warga untuk menggabungkan ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi musim kemarau. Ajakan itu disampaikan di tengah pelaksanaan Shalat Istisqa yang digelar di Halaman Kantor Bupati OKI, Kamis, sebagai respons atas kekeringan yang mulai melanda sejumlah titik di kabupaten tersebut.

Kegiatan ibadah ini dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), ASN, serta masyarakat umum. Suasana khusyuk tampak menyelimuti jalannya shalat sunnah yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama.

Munajat Agar Hujan Segera Turun

Dalam permohonannya, jamaah meminta agar Allah SWT segera menurunkan hujan di wilayah OKI. Harapan tersebut bukan tanpa alasan—curah hujan yang minim berpotensi memperparah kekeringan dan memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di daerah tersebut.

Supriyanto menegaskan bahwa doa merupakan bagian penting dari upaya pencegahan. "Melalui Shalat Istisqa ini kita bersama-sama bermunajat memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di Kabupaten OKI. Semoga doa-doa yang kita panjatkan diijabah, sehingga kemarau segera berakhir dan masyarakat terhindar dari dampak kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.

Larangan Membuka Lahan dengan Api

Di sela-sela kegiatan, Supriyanto menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi penyumbang terbesar munculnya titik api saat kemarau.

"Selain berdoa, mari kita bersama-sama menjaga alam dengan tidak membuka lahan menggunakan api. Ikhtiar lahir dan batin harus berjalan beriringan agar musibah dapat kita cegah bersama," kata Supriyanto dalam keterangannya.

Pemerintah Kabupaten OKI menekankan bahwa penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan petugas di lapangan. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar masing-masing.

Sinergi Pemerintah dan Warga

Pelaksanaan Shalat Istisqa kali ini dinilai menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Momen tersebut sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak musim kemarau yang tengah berlangsung.

Pemerintah setempat terus mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Langkah preventif seperti tidak membakar sampah sembarangan dan melaporkan titik api sejak dini menjadi perhatian utama dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan terkumpulnya doa bersama, diharapkan upaya mitigasi yang dilakukan di lapangan mendapat dukungan penuh dari alam, sehingga warga OKI dapat segera terbebas dari ancaman kekeringan panjang.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top