Nenek 70 Tahun di Lahat Tinggal Sendirian di Rumah Nyaris Roboh, MCK Harus Menumpang ke Tetangga

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:13:31 WIB
Kamisah (70), warga Desa Gunung Agung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, berada di rumahnya yang tidak layak huni.

LAHAT — Kondisi memprihatinkan dialami Kamisah (70), warga Desa Gunung Agung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat. Rumah yang ia tinggali seorang diri itu sudah tidak layak huni, dengan dinding lapuk di berbagai titik dan berukuran 5 x 7 meter.

Keterbatasan fasilitas membuat nenek lanjut usia ini tidak memiliki akses MCK pribadi. Untuk kebutuhan mandi dan buang air sehari-hari, Kamisah harus berjalan menumpang ke kediaman tetangga terdekat.

Kades Akui Warganya Butuh Bedah Rumah Secara Mendesak

Kepala Desa Gunung Agung, Darussalam, membenarkan kondisi salah satu warganya tersebut. Ia menyebut Kamisah sangat membutuhkan bantuan bedah rumah secara mendesak.

"Benar itu merupakan warga kami dan sangat membutuhkan bantuan bedah rumah. Oleh karenanya, kami berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat dapat turun tangan membantu, agar warga kami ini bisa memiliki tempat tinggal yang layak huni," terang Darussalam.

Camat: Proposal Bantuan Diajukan ke Perusahaan Swasta dan Dinas Perkim

Camat Merapi Barat, Heri Yulianto, mengakui kondisi warganya tersebut. Pihaknya saat ini tengah mengupayakan agar rumah nenek lanjut usia itu bisa segera direhabilitasi.

"Kami berupaya mengajukan proposal bantuan ke perusahaan-perusahaan swasta di sekitar wilayah Merapi Barat. Ke depannya, kami juga akan meneruskan usulan proposal ini ke Dinas Perkim Kabupaten Lahat agar mendapat perhatian khusus," ujar Heri Yulianto pada Sabtu (15/8/2026).

Ketimpangan di Wilayah Penghasil Batubara

Kecamatan Merapi Barat dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil batubara terbesar di Kabupaten Lahat. Di balik melimpahnya kekayaan alam tersebut, temuan di lapangan menunjukkan masih ada warga kurang mampu yang hidup di rumah tak layak huni.

Kondisi yang dialami Nenek Kamisah ini menjadi gambaran nyata bahwa ketimpangan sosial dan keterbatasan fasilitas dasar tempat tinggal masih dirasakan sebagian masyarakat kecil di tengah melimpahnya sumber daya alam di daerah tersebut.

Belum ada kepastian kapan bantuan rehabilitasi rumah akan turun. Pemerintah desa dan kecamatan masih menunggu respons dari Dinas Perkim Kabupaten Lahat serta perusahaan swasta yang diajukan proposal bantuan.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: suarasumsel.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top