Ratu Dewa Kembali Rombak Jajarannya dan Mengisi Sejumlah Posisi Strategis

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:02:02 WIB
Wali Kota Palembang Ratu Dewa melantik 81 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palembang di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (24/8/2026).

PALEMBANG — Sebanyak 81 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palembang resmi dilantik dalam satu gelombang, Senin (24/8/2026) sore. Rotasi dan promosi jabatan ini berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota, menandai perombakan besar kedua yang dilakukan Ratu Dewa dalam memimpin ibu kota Sumatera Selatan itu.

Penyegaran organisasi kali ini paling banyak menyasar pejabat di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang. Selain itu, dua posisi strategis juga berganti kursi kepemimpinan, yakni Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Sariansyah Ismail Resmi Pimpin Dishub, Ini Tugas Pertamanya

Sariansyah Ismail, S.STP., M.Si. ditunjuk sebagai Kepala Dinas Perhubungan yang baru, menggantikan Heriyanto, S.Sos., M.Si. yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Kepada Sariansyah, Ratu Dewa memberikan instruksi tegas yang menyangkut pelayanan publik langsung ke masyarakat.

Instruksi pertama, konsolidasi internal hingga ke tingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT). Kedua, pengentasan parkir liar yang selama ini kerap dikeluhkan warga. Ketiga, persoalan lampu penerangan jalan yang dinilai belum optimal di sejumlah titik.

"Saya minta Kadishub untuk benar-benar berkonsolidasi internal hingga ke UPT-nya. Persoalan lampu jalan harus menjadi perhatian serius agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal," ujar Ratu Dewa dalam arahannya.

Orang nomor satu di Palembang itu bahkan menyatakan kesiapannya turun langsung ke lapangan. "Bila perlu saya akan turun langsung bersama Kadishub untuk melihat langsung setiap titik-titiknya," tegasnya.

Kemacetan lalu lintas juga masuk dalam daftar prioritas. Ratu Dewa meminta jajaran Dishub bergerak cepat mengantisipasi dan menangani lokasi-lokasi rawan macet yang selama ini menjadi keluhan pengendara.

Kepala Bapenda Baru Diingatkan Soal Praktik Curang

Di sektor pendapatan daerah, Muhamad Fadly, S.STP., M.A. resmi menjabat Kepala DPMPTSP menggantikan H. Adrianus Amri, S.STP., M.Si. Namun perhatian terbesar Ratu Dewa justru tertuju pada jajaran Bapenda yang mengalami perombakan paling masif.

Ratu Dewa mengingatkan agar pengelolaan sumber-sumber pendapatan daerah dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa praktik yang merugikan pemerintah daerah. Ia menegaskan tidak ingin mendengar lagi adanya staf yang melakukan pungutan liar atau permainan dalam pengelolaan pendapatan.

"Tidak ingin mendengar kembali adanya para staf yang makan-makan gratis ataupun permainan. Karena ini memang sumber pendapatan bagi Pemerintah Kota Palembang," kata Ratu Dewa.

Ia menambahkan, pembenahan internal dan optimalisasi pengelolaan pendapatan harus dilakukan secara serius. Target pendapatan daerah hanya bisa tercapai maksimal jika seluruh jajaran bekerja tertata dan profesional.

Pesan di Balik Perombakan Besar-besaran

Perombakan 81 pejabat sekaligus menandakan adanya standar baru yang ingin diterapkan Ratu Dewa dalam birokrasi Kota Palembang. Penyegaran di Bapenda yang paling banyak menjadi sinyal kuat bahwa optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) menjadi prioritas utama.

Adapun penekanan pada Dishub menunjukkan perhatian serius terhadap persoalan publik yang paling dekat dengan keseharian warga, mulai dari penerangan jalan, parkir liar, hingga kemacetan. Dengan komposisi pejabat baru yang dilantik, publik menantikan pembuktian kinerja dalam beberapa bulan ke depan.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: krsumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top