SUMATERA SELATAN — Kerusakan fasilitas bandara di NTT imbas gempa bumi terbaru tersebar di sejumlah titik. Berdasarkan laporan awal yang dihimpun otoritas penerbangan, enam bandara terdampak dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari plafon dan dinding yang retak hingga kerusakan struktural pada sisi udara.
Retakan pada runway Bandara Soa Bajawa menjadi perhatian utama karena menyangkut aspek keamanan penerbangan. Meski demikian, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara belum mengeluarkan notam penutupan bandara.
Dampak Kerusakan dan Respons Cepat Otoritas Bandara
Selain Soa Bajawa, lima bandara lain di NTT juga melaporkan kerusakan serupa. Otoritas setempat langsung melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan terminal, menara pengawas, serta instalasi penunjang operasional lainnya.
Langkah asesmen cepat ini dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan navigasi dan komunikasi penerbangan masih berfungsi normal pascagempa. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ada gangguan signifikan pada sistem keselamatan penerbangan.
Operasional Penerbangan Tetap Berjalan dengan Pengawasan Ketat
Keputusan untuk tetap mengoperasikan bandara-bandara tersebut diambil setelah mempertimbangkan hasil evaluasi teknis. Pemerintah menempatkan faktor keselamatan sebagai pertimbangan utama dalam setiap aktivitas penerbangan di wilayah terdampak.
Maskapai penerbangan yang melayani rute domestik ke NTT diimbau untuk memantau perkembangan informasi resmi dari otoritas bandara. Penumpang juga diminta memeriksa jadwal keberangkatan secara berkala mengingat potensi perubahan jadwal akibat penyesuaian operasional di lapangan.
Perbaikan darurat pada bagian-bagian yang mengalami kerusakan ringan akan segera dilakukan, sementara penanganan retakan landasan pacu membutuhkan kajian lebih mendalam dari tim teknis. Hal ini untuk memastikan standar keamanan penerbangan tetap terpenuhi sebelum dilakukan pengaspalan ulang.
Kejadian ini menambah daftar infrastruktur transportasi yang terdampak gempa di NTT. Sebelumnya, sejumlah ruas jalan dan jembatan di beberapa kabupaten juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat getaran yang sama.