PALEMBANG — Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel AKBP Mayestika Hidayat mengatakan, pengguna kendaraan roda dua menjadi prioritas sasaran pembagian masker karena mereka berhadapan langsung dengan udara terbuka di jalan raya. Kegiatan ini dilakukan pada pagi dan siang hari di kawasan Simpang DPRD Sumsel.
"Hari ini kami melakukan kegiatan bagi masker kepada pengguna kendaraan, khususnya roda dua, ojek online maupun warga yang tidak mengenakan masker. Kurang lebih ada 2.000 masker yang dibagikan. Nantinya kegiatan ini akan tetap dilakukan," kata Mayestika, Rabu (26/8/2026).
Mayestika menjelaskan, karhutla yang terjadi di berbagai kabupaten di Sumatera Selatan membuat asap terbawa angin hingga menyelimuti Kota Palembang. Kondisi ini membuat kualitas udara di kota tersebut tidak lagi berada dalam kategori baik.
"Kami melihat kondisi udara di Kota Palembang kurang baik. Ini akibat karhutla yang terjadi di beberapa kabupaten di Sumsel," ujarnya.
Selain mengancam kesehatan pernapasan, kabut asap yang semakin pekat juga berisiko mengganggu jarak pandang pengendara di jalan raya. Polisi mengimbau para pengendara untuk tidak memacu kendaraan secara berlebihan dan meningkatkan kewaspadaan selama berkendara.
"Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua. Misal kabut asap sangat pekat, sebaiknya masyarakat di rumah atau kalau lagi berkendara untuk tetap berhati-hati," tukasnya.
Pembagian masker dan air minum ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mengurangi dampak langsung karhutla terhadap warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah. Pihak Polda Sumsel memastikan kegiatan serupa akan terus dilanjutkan selama kondisi udara di Palembang belum membaik.