BMKG Prakirakan Hujan Guyur 11 Daerah Sumsel, Palembang Berpotensi Udara Kabur

Penulis: Nasrul Effendi  •  Kamis, 24 September 2026 | 06:31:01 WIB
BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi mengguyur 11 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

PALEMBANG — Sebanyak 11 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan masuk daftar wilayah berpotensi diguyur hujan ringan berdasarkan prakiraan BMKG. Sejumlah daerah lain diprediksi hanya mengalami cuaca berawan hingga udara kabur. Informasi itu bersumber dari laman resmi BMKG.go.id.

Prakiraan ini mencakup kondisi suhu dan kelembapan di tiap wilayah. Warga diminta memantau perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Palembang dan OKI Diprediksi Dilanda Udara Kabur

Palembang menjadi salah satu wilayah yang diprediksi mengalami udara kabur. Kondisi ini umumnya muncul saat pagi hari dan bisa mengganggu jarak pandang pengendara.

Di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), udara kabur juga diperkirakan terjadi. Suhu di OKI berkisar 24–33 derajat Celsius dengan kelembapan 51–96 persen.

Sedangkan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), cuaca diprediksi berawan. Suhu di wilayah itu berkisar 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan 59–97 persen.

Kelembapan Tinggi Picu Potensi Hujan Lokal

Angka kelembapan yang mencapai 97 persen di sejumlah daerah menjadi salah satu pemicu munculnya awan hujan. Kondisi ini membuat hujan ringan berpotensi turun meski tidak merata.

Warga yang hendak bepergian sebaiknya menyiapkan jas hujan atau payung. Pengendara juga diminta berhati-hati saat melintas di area yang jarak pandangnya terbatas akibat kabur.

Apa Langkah Waspada yang Perlu Dilakukan Warga?

BMKG mengimbau masyarakat memantau pembaruan prakiraan cuaca secara berkala. Informasi terbaru bisa diakses melalui laman resmi maupun kanal media sosial BMKG.

Bagi warga di daerah berpotensi hujan, sebaiknya menghindari berteduh di bawah pohon besar saat angin kencang. Pastikan juga saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat.

Prakiraan cuaca ini berlaku untuk hari ini dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika atmosfer. Warga diharapkan tetap tenang dan mengikuti arahan petugas jika kondisi cuaca memburuk.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: palpres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top