Polda Sumsel Salurkan 1.600 Paket Sembako dan Khitan 82 Anak di Pesisir Banyuasin

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Sabtu, 26 September 2026 | 13:20:02 WIB
Warga menerima paket sembako dari Polda Sumsel di kawasan pesisir Kabupaten Banyuasin.

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menyalurkan 1.600 paket sembako kepada warga pesisir Kabupaten Banyuasin dalam rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ny. Juliati Sigit Prabowo, istri Kapolri, didampingi Ny. Eka Sandi Nugroho, istri Kapolda Sumsel. Selain sembako, kegiatan menyasar kebutuhan pendidikan anak, alat kerja nelayan, layanan kesehatan terpadu, hingga khitanan massal gratis untuk 82 anak.

BANYUASIN — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menyalurkan 1.600 paket sembako kepada warga pesisir Kabupaten Banyuasin dalam rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ny. Juliati Sigit Prabowo, istri Kapolri, didampingi Ny. Eka Sandi Nugroho, istri Kapolda Sumsel. Selain sembako, kegiatan menyasar kebutuhan pendidikan anak, alat kerja nelayan, layanan kesehatan terpadu, hingga khitanan massal gratis untuk 82 anak.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menyebut program ini menjangkau masyarakat kawasan kepulauan dan perairan. Dukungan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar, sarana pendidikan, mata pencaharian nelayan, serta pelayanan kesehatan terpadu.

Rincian Bantuan yang Diserahkan ke Warga Pesisir

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Juliati Sigit Prabowo menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat. Paket yang diberikan tidak hanya berupa sembako, tetapi juga perlengkapan penunjang pendidikan dan alat kerja bagi nelayan tradisional.

  • 1.600 paket sembako
  • 165 paket perlengkapan belajar bagi anak sekolah
  • 30 paket alat kerja bagi nelayan tradisional
  • 200 unit kacamata baca
  • Dukungan sarana dan prasarana untuk masjid setempat

Layanan Kesehatan Terpadu dan Khitanan Massal Gratis

Di bidang kesehatan, Bhayangkari Peduli menghadirkan pelayanan medis terpadu yang melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai bidang. Layanan itu mencakup poli umum, poli gigi, spesialis kebidanan dan kandungan (obgyn), spesialis THT, serta spesialis penyakit dalam.

Pelayanan medis difokuskan pada pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan lansia. Intervensi penanganan stunting juga menjadi perhatian, disertai khitanan massal gratis yang diikuti oleh 82 anak.

"Kegiatan kemanusiaan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74," kata Nandang Mu'min Wijaya.

Fokus Utama: Anak Pesisir Bebas Stunting dan Nelayan Mandiri

Nandang menambahkan, fokus utama kegiatan ini adalah mengawal masa depan anak-anak pesisir agar bebas dari stunting. Kesehatan para ibu dan lansia juga dijaga, sementara kemandirian nelayan ditopang demi mewujudkan ketahanan keluarga yang tangguh.

"Polda Sumsel bersinergi penuh mendukung program Bhayangkari Peduli sebagai wujud nyata implementasi komitmen Polri Presisi yang mengedepankan sisi kemanusiaan. Kesejahteraan sosial dan derajat kesehatan warga yang terjaga dengan baik di garis terluar adalah fondasi utama stabilitas keamanan dan percepatan pembangunan nasional," katanya.

Melalui kegiatan ini, Bhayangkari dan Polda Sumsel menyatakan komitmen memperkuat semangat gotong royong. Sasaran berikutnya adalah peningkatan kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan masyarakat di wilayah perairan Sumatra Selatan.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top