PLN Pasok Listrik 18,7 MVA ke Pabrik Fibreboard Baru di Ogan Ilir

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 15:25:48 WIB
PLN UP3 Ogan Ilir menandatangani PJBTL 18,7 MVA dengan PT Sumatera Prima Fibreboard untuk pasok listrik pabrik baru.

OGAN ILIR — PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Ogan Ilir (UP3 OGI) memperkuat ekosistem industri hilir di Sumatera Selatan melalui penyediaan energi skala besar. Komitmen ini dikukuhkan lewat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas 18,7 MVA dengan PT Sumatera Prima Fibreboard (SPF) pada Senin (5/5/2026).

Kesepakatan yang berlangsung di lokasi proyek PT SPF tersebut menjadi landasan utama bagi operasional pabrik fibreboard baru di wilayah tersebut. Penandatanganan dilakukan oleh Manager PLN UP3 OGI, RA Hamdatul Rovikoh, bersama Direktur Corporate Planning & Logistic PT SPF, Steven Widjaja, serta disaksikan jajaran manajemen senior kedua belah pihak.

Jaringan Listrik 6 Kilometer Hubungkan GI Simpang Tiga ke Pabrik

Guna memastikan pasokan daya tersambung dengan andal, PLN segera memulai pembangunan infrastruktur kelistrikan khusus. Jaringan listrik sepanjang kurang lebih 6 kilometer akan ditarik langsung dari Gardu Induk (GI) Simpang Tiga menuju lokasi pabrik PT SPF.

Pembangunan infrastruktur ini dirancang untuk menjamin kestabilan aliran listrik yang dibutuhkan dalam proses produksi manufaktur. PLN menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi jaringan tersebut rampung dan mulai beroperasi pada Desember 2026.

“Investasi yang dilakukan PT SPF akan menciptakan nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat struktur industri berbasis hilirisasi di Sumatera Selatan,” ujar General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, dalam keterangan resminya.

Cadangan Daya 2.136 MW Siap Topang Ekspansi Industri Sumsel

Diksi menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu saat ini sangat mumpuni untuk melayani ekspansi industri skala besar. Sistem kelistrikan di wilayah tersebut memiliki daya mampu pasok mencapai 4.977 MW.

Dengan beban puncak dan transfer daya sebesar 2.841 MW, PLN masih mengantongi cadangan daya atau reserve margin sebesar 2.136 MW. Kapasitas yang melimpah ini menjadi modal kuat bagi daerah untuk menarik lebih banyak investor manufaktur ke Ogan Ilir dan sekitarnya.

“Kami mengajak pelaku industri untuk mengoptimalkan potensi ini, termasuk sektor yang masih menggunakan pembangkit mandiri atau captive power. Listrik PLN kini semakin andal dan efisien untuk menekan biaya operasional pelaku usaha,” tambah Diksi.

Hilirisasi Kayu Nasional Melalui Produksi Medium Density Fibreboard

PT Sumatera Prima Fibreboard merupakan pemain utama dalam industri pengolahan kayu yang fokus pada produksi medium density fibreboard (MDF). Produk ini menjadi material inti yang banyak diserap oleh industri furnitur serta konstruksi interior, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Direktur Corporate Planning & Logistic PT SPF, Steven Widjaja, mengapresiasi langkah cepat PLN dalam merespons kebutuhan energi perusahaan. Menurutnya, kepastian pasokan listrik menjadi variabel kunci dalam menjaga efisiensi produksi yang berkelanjutan.

“Kerja sama ini memberikan kepastian bagi PT SPF untuk menjalankan proses produksi secara optimal. Dukungan energi yang andal memperkuat kontribusi kami terhadap penguatan daya saing produk berbasis sumber daya lokal di pasar nasional,” ungkap Steven.

Sinergi antara PLN dan PT SPF ini menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di Sumatera Selatan. Ketersediaan infrastruktur energi yang siap pakai diharapkan mampu mentransformasi Ogan Ilir menjadi pusat pertumbuhan industri baru yang kompetitif di Pulau Sumatera.

Reporter: Nopriansyah Putra
Back to top