Pemkot Prabumulih Gandeng BPKP Sumsel Evaluasi Mutu Layanan Puskesmas dan RSUD

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Senin, 11 Mei 2026 | 15:23:52 WIB
Wakil Wali Kota Prabumulih pimpin rapat koordinasi evaluasi layanan kesehatan bersama BPKP Sumsel.

PRABUMULIH — Pemerintah Kota Prabumulih menggandeng tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan untuk mengaudit kualitas layanan kesehatan di seluruh fasilitas publik. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan di puskesmas, posyandu, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat memenuhi standar yang diharapkan masyarakat.

Rapat koordinasi yang membahas evaluasi tersebut digelar di ruang rapat lantai 1 Gedung Pemerintah Kota Prabumulih pada Senin (11/5). Pertemuan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Franky Nasril, didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Dr Drs H Aris Priadi SH MSi.

Data Jadi Syarat Mutlak Evaluasi

Dalam sambutannya, Franky Nasril menekankan bahwa kelengkapan data dari setiap OPD menjadi kunci utama agar proses evaluasi berjalan maksimal. Ia meminta agar tidak ada instansi yang menunda-nunda ketika dimintai data oleh tim BPKP.

“Saya imbau bagi OPD-OPD yang diminta datanya segera berikan, penuhi apa permintaan BPKP,” ujar Franky dalam rapat tersebut.

Menurutnya, data yang akurat akan menghasilkan rekomendasi yang tepat sasaran. Tanpa data yang lengkap, proses identifikasi kelemahan dan potensi perbaikan di setiap fasilitas kesehatan tidak bisa dilakukan secara optimal.

Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Perbaikan Nyata

Rapat ini dihadiri oleh Inspektorat, perwakilan Puskesmas Barat, Puskesmas Pasar, pihak RSUD, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan bahwa evaluasi tidak hanya menyentuh aspek administrasi, tetapi juga pelayanan langsung ke warga.

Franky Nasril menjelaskan, hasil evaluasi BPKP nantinya akan menjadi acuan utama bagi pemkot dalam menyusun langkah strategis. Mulai dari pelayanan di puskesmas, posyandu, hingga rumah sakit daerah diharapkan mengalami peningkatan, baik dari sisi pelayanan, fasilitas, maupun tata kelola administrasi.

Apa yang Akan Dinilai BPKP?

Tim BPKP Sumsel diperkirakan akan menyisir sejumlah indikator mutu pelayanan kesehatan. Mulai dari prosedur penerimaan pasien, ketersediaan obat, kompetensi tenaga kesehatan, hingga sistem rujukan antar-fasilitas kesehatan. Pemerintah Kota Prabumulih berharap proses ini bisa selesai dalam waktu dekat agar rekomendasi perbaikan segera diimplementasikan.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: palpos.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top