SUMATERA SELATAN — Kenaikan harga emas Antam terjadi di tengah pergerakan harga yang bervariasi antarproduk di pasar domestik. Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia Antam yang diperbarui pukul 08.30 WIB, harga emas ukuran 1 gram hari ini berada di Rp2.789.000, naik dari posisi kemarin di Rp2.764.000.
Kenaikan juga tercermin pada sisi pembelian kembali. Logam Mulia mencatat harga buyback hari ini naik Rp25.000 menjadi Rp2,594 juta per gram. Artinya, investor yang menjual kembali emasnya saat ini mendapat selisih harga jual-beli alias spread sebesar Rp195.000 per gram.
Spread yang lebar ini menjadi pertimbangan penting bagi investor ritel. Semakin besar selisihnya, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik impas jika emas dibeli sebagai instrumen investasi jangka pendek.
Tidak semua emas batangan bergerak seirama. Harga Emasku BSI Gold ukuran 1 gram hari ini naik ke Rp2,681 juta, dengan buyback di Rp2,551 juta. Sementara itu, harga emas di Pegadaian justru terkoreksi. Emas Galeri24 ukuran 1 gram turun Rp8.000 menjadi Rp2,756 juta, dan emas UBS turun Rp5.000 ke Rp2,788 juta per gram.
Perbedaan harga antarproduk ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari produsen, standar cetakan, hingga jalur distribusi masing-masing merek. Bagi konsumen, perbedaan ini membuka peluang untuk membandingkan harga sebelum membeli.
Berikut rincian harga emas batangan untuk berbagai ukuran pada Selasa, 19 Mei. Harga Antam belum termasuk pajak 0,25 persen.
Bagi investor, kenaikan harga emas Antam hari ini memperkuat posisi logam mulia sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian pasar. Namun, spread yang lebar mengingatkan bahwa emas lebih cocok untuk investasi jangka panjang ketimbang trading jangka pendek.