Gubernur Sumsel Herman Deru Canangkan Gerakan Tanam di Lahan Rawa Lebak OKI, Target Produksi 5 Juta Ton GKG 2026

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 17:42:17 WIB
Gubernur Herman Deru memulai Gerakan Tanam di lahan rawa lebak Desa Cahaya Bumi, OKI.

LEMPUING — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru secara resmi mencanangkan Gerakan Tanam (Gertam) Menyongsong El Nino di lokasi cetak sawah Desa Cahaya Bumi, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Selasa (19/5/2026). Langkah ini menjadi strategi utama Pemprov Sumsel menjaga ketahanan pangan di tengah musim kemarau yang diprediksi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Herman Deru optimistis target 5 juta ton GKG pada 2026 bisa tercapai. Kunci utamanya, menurut dia, terletak pada kedisiplinan petani mengikuti arahan penyuluh, terutama dalam tata kelola pupuk, irigasi, dan jaminan harga beli.

Mengapa Lahan Rawa Lebak Jadi Andalan Saat Kemarau?

OKI memiliki keunggulan lahan yang luas dan subur dengan potensi air melimpah dari aliran Irigasi Komering. "Musim menjelang kemarau ini adalah berkah. Kita berani menanam karena OKI memiliki keunggulan lahan yang luas, subur, dan potensi air yang melimpah berkat aliran Irigasi Komering yang sampai ke sini," ujar Herman Derusaat memulai gerakan tanam.

Fenomena El Nino tahun ini disebut memiliki karakteristik berbeda. Namun, sinergi antara bupati, wali kota, petani, dan penyuluh dinilai mampu mengelola kondisi alam tersebut.

Program P2EP: Petani Didorong Jadi Entrepreneur

Melalui Program Peningkatan Entrepreneur Petani (P2EP), para petani di Sumsel juga dibekali literasi kewirausahaan. Tujuannya agar mereka tidak hanya mampu memproduksi padi, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola usaha tani secara mandiri dan berkelanjutan.

"Gerakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan episentrum terpupuknya semangat kita bersama," tegas Herman Deru.

Dukungan TNI dan Target Nasional

Dukungan penuh terhadap program ini datang dari jajaran TNI. Gerakan tanam serentak direncanakan berlangsung di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel. "Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi," kata Herman Deru mengajak seluruh petani bergabung.

Dengan luas lahan yang terus diperluas dan irigasi yang terjaga, Sumsel optimistis mampu menjadi lumbung padi raksasa nasional. Target peringkat kedua nasional bukan sekadar angka, melainkan hasil dari siasat cerdas menghadapi kemarau.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: palpres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top