143 Pemuda Muba Berebut 20 Kursi Pelatihan Migas Gratis, Bupati Toha Tohet Peringatkan Soal Koneksi

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:44:01 WIB
pemuda Muba bersaing ketat memperebutkan 20 kursi pelatihan migas gratis tahun 2026.

SEKAYU — Antusiasme tinggi mewarnai pembukaan program pelatihan migas APBN Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Musi Banyuasin. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba mencatat total 143 pendaftar, namun hanya 20 orang terbaik yang akan lolos dan mendapat biaya pendidikan penuh termasuk transportasi pulang-pergi Palembang-Cepu.

Bupati: Percaya pada Potensi Diri, Bukan Titipan Orang Dalam

Bupati HM Toha Tohet secara khusus menyampaikan pesan keras kepada para calon peserta. Menurutnya, era mencari pekerjaan atau fasilitas negara menggunakan jalur koneksi sudah berakhir.

"Saya tegaskan kepada anak-anakku, calon peserta pelatihan migas, andalkan kemampuan dan kapasitas diri kalian sendiri! Percayalah pada potensi diri, jangan pernah mencari atau mengandalkan koneksi, keluarga, apalagi titipan orang dalam," ujar Bupati HM Toha Tohet dalam keterangan yang diterima, baru-baru ini.

Bupati menambahkan bahwa seleksi di industri migas sangat ketat dan hanya menilai kinerja nyata serta profesionalisme. "Jika kalian mampu dan kompeten, yakinlah pasti lulus. Jaga rasa percaya diri kalian!" tegasnya.

45 Perempuan Mendaftar, Jurusan K3 Migas Paling Favorit

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, mengapresiasi tingginya partisipasi pelamar perempuan. Tercatat 45 dari 143 pendaftar adalah perempuan, mayoritas memilih jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas. Hal ini menunjukkan pergeseran tren positif di industri yang dulu didominasi laki-laki.

Herryandi juga mengingatkan peserta yang lolos tahap administrasi untuk serius menghadapi tes substantif. "Kompetisi ini dilaksanakan secara jujur, transparan, dan objektif. Tidak ada toleransi bagi ketidakdisiplinan. Tunjukkan bahwa pemuda Muba adalah SDM yang siap kerja dan berdaya saing tinggi," ujarnya.

Hasil Verifikasi Administrasi: 13 Pelamar TMS, Satu Jurusan Lolos Bersih

Kepala Bidang Pelatihan dan Productivity Tenaga Kerja Disnakertrans Muba, Edison, memaparkan data verifikasi administrasi. Dari total 143 berkas, 13 pelamar dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), terdiri dari 11 laki-laki dan 2 perempuan.

Berikut rincian persaingan per jurusan:

  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas: 96 pelamar (54 laki-laki, 42 perempuan). Jurusan paling favorit dengan 10 berkas dinyatakan TMS karena standar kualifikasi dokumen yang tinggi.
  • Operasi Pesawat Angkat, Angkut, dan Juru Ikat Beban (Rigger): 24 pelamar, seluruhnya laki-laki. Tiga pelamar dinyatakan TMS.
  • Pengukur Isi Tangki dan Hasil Olahan: 23 pelamar (20 laki-laki, 3 perempuan). Mencatatkan nol kasus TMS, artinya seluruh berkas dinyatakan lolos bersih.

Jadwal Seleksi Tertulis di BLK Sekayu, Catat Dua Sesi

Panitia telah menetapkan jadwal seleksi tertulis yang meliputi tes Matematika dan Tes Buta Warna. Seleksi akan digelar di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) di samping Poltek Sekayu, Jalan Kolonel Wahid Udin, Kelurahan Kayuara, Sekayu.

Pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi berdasarkan nomor berkas pendaftaran. Sesi I pukul 08.00 WIB untuk nomor berkas 001–072, dan Sesi II pukul 10.00 WIB untuk nomor berkas 073–143. Seluruh peserta wajib sudah hadir di lokasi pada pukul 07.30 WIB untuk registrasi.

Peserta diwajibkan berpakaian bebas pantas (kemeja atau kaos berkerah) dan bersepatu, serta membawa tanda terima berkas dan ballpoint hitam. Herryandi Sinulingga menegaskan, disiplin waktu menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: halosumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top