Gubernur Sumsel Herman Deru Targetkan Pelabuhan Tanjung Carat Jadi Gerbang Ekspor Baru, Truk Logistik Dibatasi Masuk Pusat Palembang

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:34:01 WIB
Gubernur Herman Deru menargetkan Pelabuhan Tanjung Carat menjadi gerbang ekspor baru di Sumsel.

PALEMBANG — Aktivitas logistik yang selama ini terpusat di pelabuhan dalam kota seperti Boom Baru dan Sungai Lais dinilai sudah membebani lalu lintas Palembang. Truk-truk angkutan berat terus melintasi pusat kota setiap hari, memicu kemacetan yang mengganggu kenyamanan warga.

Mengapa Pelabuhan Tanjung Carat Mendesak?

Menurut Herman Deru, Palembang menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang pelabuhannya berada persis di tengah kota. Kondisi ini, kata dia, bukan kesalahan PT Pelindo, melainkan konsekuensi dari pertumbuhan kota yang tidak diimbangi pemindahan pusat logistik.

“Persoalan kita adalah padatnya lalu lintas. Hanya Palembang yang pelabuhannya berada di tengah kota. Ini bukan salah Pelindo, tetapi kenyataannya kondisi semakin padat,” ujar Herman Deru dalam pertemuan tersebut.

Nasib Pelabuhan Lama: Tidak Ditutup, Tapi Berubah Fungsi

Pemprov Sumsel memastikan tidak akan menutup pelabuhan lama seperti Boom Baru dan Sungai Lais. Namun aktivitas logistik dan lalu lintas truk di kawasan perkotaan akan mulai dibatasi secara bertahap.

“Kita ingin percepatan Tanjung Carat ini terealisasi agar aktivitas logistik tidak lagi terpusat di tengah kota,” tegas Herman Deru.

Pelabuhan lama akan dialihfungsikan menjadi pelabuhan feeder atau pendukung bagi Tanjung Carat. Konsep ini, menurut Direktur Komersial PT Pelindo Farid Padang, akan mengintegrasikan kawasan industri dan pelabuhan seperti model pelabuhan modern di berbagai negara.

Bukan Hanya Soal Ekonomi, Juga Soal Kemanusiaan

Herman Deru menekankan bahwa pembangunan Tanjung Carat bukan sekadar membuka gerbang ekspor baru. Ia mengaku sejak awal sudah memikirkan aspek kemanusiaan dari proyek ini.

“Selain membuka gerbang ekspor, sejak awal saya juga memikirkan aspek kemanusiaan,” katanya.

Dengan berkurangnya truk logistik yang melintas di pusat kota, kualitas hidup warga Palembang diharapkan meningkat. Polusi udara, kebisingan, dan risiko kecelakaan yang selama ini menyertai aktivitas logistik diharapkan bisa ditekan.

Target: Pelabuhan Internasional Terintegrasi Kawasan Industri

PT Pelindo memastikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. Pelabuhan ini akan dikembangkan sebagai pelabuhan internasional yang terintegrasi dengan kawasan industri di sekitarnya.

Farid Padang menambahkan, pengembangan ini akan mengadopsi tata kelola pelabuhan modern yang sudah terbukti efisien di negara lain. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai salah satu pintu ekspor utama di Indonesia bagian barat.

Belum ada angka pasti mengenai anggaran dan target waktu penyelesaian proyek. Namun, pertemuan terbaru antara Pemprov Sumsel dan Pelindo menandai komitmen serius kedua pihak untuk merealisasikan pelabuhan tersebut dalam waktu dekat.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: sumsel.suara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top