SUMATERA SELATAN — Indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai, Jambi. Cuaca diduga menjadi pemicu yang kemudian memicu efek domino pada sistem kelistrikan Sumatera, memadamkan pasokan ke 13,1 juta pelanggan.
PLN langsung menerjunkan personel untuk asesmen, pemulihan transmisi, dan menyalakan pembangkit secara bertahap. Hingga pukul 19.00 WIB, Sabtu (24/5), sebanyak 176 gardu induk yang sempat terganggu sudah beroperasi normal kembali.
Total beban sistem yang berhasil dipulihkan mencapai 3.431,21 MW dari 5.334 MW yang sebelumnya terdampak. Artinya, baru sekitar 64 persen kapasitas yang kembali menyala. PLN masih mengejar pemulihan penuh agar aktivitas ekonomi dan sosial warga Sumatera kembali normal.
“Sejak kejadian terjadi, seluruh personel kami langsung bergerak melakukan asesmen, pemulihan sistem transmisi dan gardu induk, serta menyalakan kembali pembangkit secara bertahap dan terkoordinasi,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Wakil Menteri ESDM Yuliot menegaskan pemerintah memberikan perhatian serius pada insiden ini karena dampaknya meluas ke aktivitas ekonomi dan sosial. “Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat,” kata Yuliot.
Plt Dirjen Ketenagalistrikan Tri Winarno menambahkan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengarahkan PLN memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sumatera. Arahan itu mencakup pembangunan pembangkit baru, jaringan transmisi 500 kV dan 275 kV, serta infrastruktur blackstart agar pemulihan lebih cepat saat terjadi gangguan serupa di masa depan.
“Pada tahap awal pasca padam meluas kami telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan dan akan diperkuat tim berikutnya untuk melakukan investigasi lebih intensif,” ujar Tri.
Pemerintah memastikan investigasi teknis menyeluruh sedang berjalan untuk mengungkap penyebab utama gangguan. Langkah ini diambil agar sistem kelistrikan Sumatera kembali andal dan aman bagi masyarakat.