PALEMBANG — Ribuan warga Palembang memadati kawasan Jakabaring untuk menyaksikan aksi panggung Slank dalam rangkaian tur "HS Hey Slank – Berani Kita Beda Tour". Konser yang digelar Minggu itu menjadi yang pertama bagi band legendaris tersebut di Palembang setelah sekian lama vakum.
Direktur Komersial HS Tessa Arya Pradana mengungkapkan bahwa pemilik bisnis, Haji Suryo, memiliki ikatan emosional kuat dengan Sumatera. "Owner Pak Haji Suryo lahir di Lampung, besar di Bengkulu. Beliau dari Sumatera, wong kito lah!" ujarnya saat konferensi pers.
Palembang dinilai sebagai kota yang tepat karena nilai romantisme tersebut. Selain itu, penjualan produk HS di Sumatera Selatan dalam tiga bulan terakhir menunjukkan tren positif. "Ini jadi alasan Palembang dipilih sebagai kota ketujuh dalam tur ini," tambah Tessa.
HS saat ini tengah membangun pabrik di Lampung yang ditargetkan beroperasi pada Juli mendatang. Langkah ini diambil karena Sumatera merupakan pasar terbesar kedua konsumen rokok di Indonesia. Kontribusi penjualan di pulau ini mencapai 25 persen atau sekitar 135 juta batang.
"Untuk perusahaan rokok yang belum dua tahun, itu signifikan. HS rokoknya orang Sumatera," tegas Tessa.
Perusahaan yang baru berusia dua tahun ini mengusung prinsip pemberdayaan inklusif. Hingga kini, HS telah mempekerjakan 120 karyawan disabilitas dan menyediakan fasilitas mess bagi mereka. Manajemen juga membuka kesempatan bagi ribuan karyawan yang belum memiliki pengalaman kerja.
"Mohon maaf, banyak orang masih kurang beruntung mendapatkan kerja. Semua orang punya kesempatan yang sama," tegas Tessa.
Pemain bas Slank, Ivanka, menjelaskan bahwa HS memfasilitasi penuh gerakan Slankerspreneur—wadah bagi penggemar Slank yang bergerak di sektor UMKM. "Belum pernah kami tur yang sponsornya fasilitasi UMKM untuk jualan. Ini wajah baru Slankers untuk usaha," ungkapnya.
Vokalis Slank, Kaka, menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi pemberdayaan masyarakat luas. "HS baru dua tahun sudah merajai. Slank berani, HS juga berani. Makanya Berani Kita Beda!" ujarnya.
Sebelum konser utama, ratusan komunitas motor khususnya Vespa menggelar riding bersama melintasi sejumlah tempat ikonik di Palembang. Sejumlah musisi kenamaan turut meramaikan panggung, antara lain Tony Q Rastafara, Superiots, Stand Here Alone, Mahalara, dan local hero Palembang, Kopral Jono. Dua band hasil audisi lokal, D'Aterix dan Brainfreeze, juga tampil dalam acara tersebut.
Kaka mengakui bahwa Palembang merupakan basis Slankers terbesar di Sumatera. "Gara-gara HS ini Slank bisa datang ke Palembang, banyak yang mensyukuri," tandasnya.