SUMATERA SELATAN — Operasi pencarian dan penyelamatan tujuh warga desa yang terjebak di dalam gua terendam banjir di Laos memasuki hari kelima, Selasa (26/5). Tim penyelamat, termasuk penyelam gua yang pernah terlibat dalam misi pembebasan tim sepak bola Thailand delapan tahun lalu, dikerahkan ke lokasi di Provinsi Xaysomboun.
Video yang dirilis organisasi sukarelawan memperlihatkan kondisi ekstrem di dalam gua. Para penyelamat merangkak melalui celah-celah sempit dan berlumpur, hanya bermodalkan tali dan obor. Air yang naik akibat hujan deras lima hari lalu menjadi hambatan utama.
"Kami masih belum tahu apakah ada tanda-tanda kehidupan atau apakah mereka masih hidup," kata Bounkham Luanglat, presiden asosiasi relawan penyelamat Laos, kepada AFP, Senin (25/5).
Ketujuh korban diyakini merupakan warga desa setempat yang memasuki gua untuk mencari emas. Mereka tidak kunjung keluar setelah hujan lebat memicu banjir bandang yang memerangkap mereka di dalam. Tim penyelamat dari berbagai elemen, termasuk personel berpengalaman dari misi penyelamatan gua Tham Luang di Thailand, terus berupaya menjangkau titik terakhir korban berada.
Pemerintah Laos melalui media setempat melaporkan bahwa operasi penyelamatan terus dilakukan sepanjang waktu. Namun, medan yang sulit dan kondisi banjir yang belum surut menjadi kendala utama dalam proses evakuasi. Belum ada pernyataan resmi mengenai perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai para korban.