SUMATERA SELATAN — Kenaikan harga bahan bakar diesel membuat pengguna SUV besar seperti Mitsubishi Pajero Sport harus lebih cermat mengelola pengeluaran harian. Meski bertubuh bongsor dan punya performa besar, SUV andalan Mitsubishi ini sebenarnya masih bisa diajak irit jika pengemudi tahu triknya.
Pabrikan sendiri menyadari bahwa efisiensi menjadi perhatian utama konsumen. Atsushi Kurita, Presiden Mitsubishi Indonesia, menegaskan bahwa pihaknya terus fokus memberikan nilai jangka panjang melalui efisiensi kendaraan, durabilitas mesin, serta biaya perawatan yang terkontrol.
"Kami memberikan edukasi kepada konsumen mengenai cara penggunaan kendaraan yang lebih efisien agar biaya operasional dapat lebih terjaga," kata Kurita dalam rilis resmi yang diterima redaksi.
SUV ini hadir dengan dua pilihan mesin diesel. Varian Dakar menggunakan mesin 4N15 2.442 cc turbo intercooler Euro 4 yang menghasilkan 181 PS dan torsi 430 Nm. Sementara varian Exceed dan GLX mengandalkan mesin 4D56 2.477 cc dengan tenaga 136 PS dan torsi 324 Nm.
Kedua mesin ini sudah dilengkapi teknologi MIVEC yang mengoptimalkan bukaan katup untuk menjaga efisiensi pembakaran. Sistem ini diklaim mampu menekan konsumsi bahan bakar tanpa mengorbankan performa, baik di dalam kota maupun perjalanan jauh.
Berikut panduan resmi dari Mitsubishi agar konsumsi BBM Pajero Sport tetap irit:
Mitsubishi juga menekankan pentingnya perawatan di bengkel resmi. Menurut Kurita, jaringan bengkel resmi dan ketersediaan suku cadang yang terjamin menjadi bagian dari strategi menjaga biaya operasional tetap terkontrol.
Dengan menerapkan kebiasaan berkendara yang benar dan tidak menunda perawatan, pemilik Pajero Sport bisa tetap menikmati performa SUV besar tanpa khawatir kantong jebol akibat harga solar yang mahal.