BATAM — Kapal MV Golden Star 1 yang mengangkut 107 kontainer tenggelam di perairan Selat Malaka-Selat Singapura. Seluruh awak kapal yang berjumlah sembilan orang berhasil diselamatkan dalam operasi cepat yang digelar KSOP Khusus Batam.
Kepala KSOP Khusus Batam M Takwim Masuku mengatakan, pihaknya menerima laporan kondisi darurat kapal tersebut sekitar pukul 21.30 WIB. Unsur patroli laut dengan Kapal Negara KN P-376 langsung bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi para awak kapal.
Setelah menerima informasi, KN P-376 dikerahkan ke titik koordinat kapal tenggelam di wilayah TSS. Seluruh ABK berhasil diangkut dalam kondisi selamat dan langsung dibawa menuju Dermaga Bintang 99 Batu Ampar.
Para korban kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Batam. "Setelah itu, para korban diserahkan kepada Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polresta Barelang untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan lanjutan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau," kata Takwim dalam keterangan resmi, Sabtu (6/6).
KSOP Batam tidak hanya melakukan evakuasi. Bersama instansi terkait, mereka memantau kondisi perairan di sekitar lokasi kejadian dan mengumpulkan data awal untuk keperluan investigasi.
"Kami melakukan koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi dampak yang mungkin timbul akibat tenggelamnya kapal beserta muatannya," ujar Takwim.
Vessel Traffic Service (VTS) Batam turut menyiarkan peringatan navigasi secara berkala melalui kanal komunikasi maritim VHF Channel 16. Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan pelayaran di sekitar lokasi kejadian.
Hingga kini, penyebab tenggelamnya MV Golden Star 1 beserta 107 kontainer muatannya masih dalam proses pendalaman oleh pihak terkait. Takwim menegaskan bahwa keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.
"KSOP Khusus Batam terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim di wilayah perairan Batam dan sekitarnya," pungkasnya.