SUMATERA SELATAN — Kenaikan harga emas Antam hari ini sejalan dengan pergerakan harga emas global yang terus meroket. Pada sesi Asia siang ini, harga emas di pasar spot bertengger di level US$ 3.250 per troy ons, didorong oleh ekspektasi pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat (The Fed) akan memangkas suku bunga acuannya lebih cepat dari perkiraan.
Bersamaan dengan kenaikan harga jual, Antam juga menaikkan harga buyback atau harga beli kembali emas batangan. Harga buyback hari ini naik Rp 4.000 menjadi Rp 2.631.000 per gram.
Selisih antara harga jual dan harga buyback saat ini berada di angka Rp 80.000 per gram, atau sekitar 2,95 persen. Angka ini tergolong rendah jika dibandingkan rata-rata historis yang biasanya berada di kisaran 3-5 persen. Hal ini membuat emas Antam tetap menarik bagi investor yang ingin melakukan aksi jual kembali (cash back) dalam waktu dekat.
Berikut adalah rincian harga emas Antam untuk pecahan yang paling banyak diminati investor dan masyarakat:
Analis menilai reli emas saat ini ditopang oleh dua faktor utama. Pertama, data inflasi AS yang lebih rendah dari ekspektasi pada pekan lalu memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed pada September mendatang. Kedua, ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang belum mereda terus mendorong permintaan aset safe haven.
"Investor global sedang dalam mode risk-off. Emas menjadi pilihan utama karena ketidakpastian arah suku bunga dan konflik geopolitik," ujar analis komoditas dari salah satu perusahaan sekuritas dalam catatannya.
Hingga berita ini diturunkan, harga emas Antam di Butik Emas LM Antam masih berada di level yang sama. Pembelian dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.