Harga Emas Antam Naik Rp 4.000 Jadi Rp 2.711.000 Per Gram, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Penulis: Nasrul Effendi  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:25:32 WIB
Harga emas Antam naik Rp 4.000 menjadi Rp 2.711.000 per gram, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

SUMATERA SELATAN — Kenaikan harga emas Antam hari ini sejalan dengan pergerakan harga emas global yang terus meroket. Pada sesi Asia siang ini, harga emas di pasar spot bertengger di level US$ 3.250 per troy ons, didorong oleh ekspektasi pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat (The Fed) akan memangkas suku bunga acuannya lebih cepat dari perkiraan.

Harga Buyback Ikut Naik, Selisih Masih Tipis

Bersamaan dengan kenaikan harga jual, Antam juga menaikkan harga buyback atau harga beli kembali emas batangan. Harga buyback hari ini naik Rp 4.000 menjadi Rp 2.631.000 per gram.

Selisih antara harga jual dan harga buyback saat ini berada di angka Rp 80.000 per gram, atau sekitar 2,95 persen. Angka ini tergolong rendah jika dibandingkan rata-rata historis yang biasanya berada di kisaran 3-5 persen. Hal ini membuat emas Antam tetap menarik bagi investor yang ingin melakukan aksi jual kembali (cash back) dalam waktu dekat.

Rincian Harga Emas Antam 13 Juni 2026

Berikut adalah rincian harga emas Antam untuk pecahan yang paling banyak diminati investor dan masyarakat:

  • Pecahan 0,5 gram: Rp 1.355.500 (belum termasuk pajak)
  • Pecahan 1 gram: Rp 2.711.000 (belum termasuk pajak)
  • Pecahan 5 gram: Rp 12.930.000 (belum termasuk pajak)
  • Pecahan 10 gram: Rp 25.705.000 (belum termasuk pajak)
  • Pecahan 25 gram: Rp 64.012.000 (belum termasuk pajak)
  • Pecahan 50 gram: Rp 127.845.000 (belum termasuk pajak)
  • Pecahan 100 gram: Rp 255.512.000 (belum termasuk pajak)

Fakta Singkat Pergerakan Emas Hari Ini

  • Kenaikan terjadi untuk keenam kalinya dalam tujuh hari perdagangan terakhir.
  • Sepanjang Juni 2026, harga emas Antam sudah menguat total Rp 27.000 per gram.
  • Harga buyback saat ini setara dengan 97,05 persen dari harga jual, salah satu rasio tertinggi tahun ini.

Sentimen Global Masih Jadi Katalis Utama

Analis menilai reli emas saat ini ditopang oleh dua faktor utama. Pertama, data inflasi AS yang lebih rendah dari ekspektasi pada pekan lalu memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed pada September mendatang. Kedua, ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang belum mereda terus mendorong permintaan aset safe haven.

"Investor global sedang dalam mode risk-off. Emas menjadi pilihan utama karena ketidakpastian arah suku bunga dan konflik geopolitik," ujar analis komoditas dari salah satu perusahaan sekuritas dalam catatannya.

Hingga berita ini diturunkan, harga emas Antam di Butik Emas LM Antam masih berada di level yang sama. Pembelian dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: cnbcindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top